Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Sastra Hijau

Meresapi 11 Kelong Makassar Berdiksi Alam yang Memikat

Klikhijau.com – Kelong merupakan hasil karya sastra lisan dalam sastra Makassar yang berbentuk puisi. Jenis sastra kelong ini identik dengan pantun dalam sastra Indonesia. Jika dilihat dari dari se...

Oleh Tim Redaksi 06 Nov 2022 06:57 3 menit baca
Klikhijau.com – Kelong merupakan hasil karya sastra lisan dalam sastra Makassar yang berbentuk puisi. Jenis sastra kelong ini identik dengan pantun dalam sastra Indonesia. Jika dilihat dari dari segi bentuk, kelong terdiri dari empat baris sebait. Baris pertama terdiri dari delapan suku kata, baris kedua delapan suku kata,baris ketiga lima suku kata, dan baris keempat delapan suku kata. Kelong sendiri jika diartikan bisa berarti nyanyian. Ada lima fungsi dari kelong, yakni sebagai media pendidikan, media komunikasi, hiburan, pembangkit semangat juang, dan produk dan pelestari budaya. Nah, untuk lebih jelasnya berikut 11 kelong Makassar beserta terjemahannya. Kelong ini diambil dari buku Kelong dalam Sastra Makassar yang ditulis oleh Sahabuddin Nappu: [irp]
01
Anjo tope tassampea Teako jalling matai Niak patanna Tana silinrinna mami
Terjemahan
Kembang setangkai itu, Jangan engkau lirik Sudah ada yang punya Hanya belum dipetik
02
Bolika kontu kalauk Amminawang busa jeknek Maniak tompi Bombanga kuna rampeang
Terjemahan
Biarlah aku ke barat Mengikuti busa air Nanti pasang Aku terhempas ombak [irp]
03
Barak mammenteng mannangarak Bosi turung saksak Lalang Inai anak Tangngukrangi biasanya
Terjemahan
Mendung tegak di barat Hujan turun menyesal Siapalah hai anak Yang tak ingat kebiasaannya
04
Bintoeng Maksekre sako Kamma sako purung-purung Kuntamak todong Akleok ri eroknu
Terjemahan
Bintang bersatulah engkau Sepertilah engkau langit terang kumasuk juga Bergaul dikehendakmu
[irp] 05
Gosseng punna mammayuk Niak sunggu narampenag Inakke ia Arusukji kupinawang
Terjemahan
Rumput laut kalau hanyut Ada karang didampari Tapi saya Arus yang kuikuti
06
Lamakpasanjak ri anging Iaji tabattu mange Lanri jaina Pokok kayu ri jurunna
Terjemahan
Aku beramanah pada angin Hanya dia tak sampai, Karena banyaknya, Pohon kayu menghalangi [irp]
07
Jai bintoeng ri langik Jai rukuk ri buttayya jaiangiji tamak palinga-lingaya
Terjemahan
Banyak bintang di langit Banyak rumput di tanah Lebih banyak lagi Orang yang suka menjilat (iri hati)
08
Kalapassanjak ri anging Mingka jai lekok kayu Natakrampei Natalintak bantu mange
Terjemahan
Kuberpesan pada angin Tetapi karena banyak daun kayu Menghalang merintangi Sehingga ia terlambat datang
[irp] 09
Kakde taliung buloa Kupantamaki kalengku Amampi lino Kumaksulu massallerang
Terjemahan
Jika sekiranya bambu tak beruas Kumasukkanlah diriku Nanti dunia aman Barulah aku keluar berkeliaran
10
Kakdekji kubunga kebok Teyak timbo ri buttayya Ri ulu tompa Ri bangke simboleng tompa
Terjemahan
Sekiranya aku bunga putih Ku tak mau tumbuh di tanah Nanti di kepala Di kaki sanggul juga [irp]
11
Kukattilan jako sallang Longkonna kayu matea Alleang tomma Tonasakna sikunrua
Terjemahan
Akan kupetik engkau Daun muda kayu yang mati Tetapi ambilkan juga saya Intinya batang padi [irp]
Topik terkait
#puisi lingkungan #sastra lingkungan #puisi berdiksi alam #kelong makassar #sastra makassar