Perihal Secang yang Airnya Jadi Suguhan di Pasar Pangkal Earth Hour

Klikhijau.com – Nanda berulang kali menyampaikan jika adai air secang disiapkan. Air itu bisa dinikmati oleh setiap pengunjung pasar Pangan Lokal (Pangkal) Earth Hour (EH) Makassar. Nanda adalah na...

Perihal Secang yang Airnya Jadi Suguhan di Pasar Pangkal Earth Hour
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Apalagi tanaman ini  bisa bermanfaat sebagai  obat berbagai macam penyakit, seperti diare, disentri, tetanus, malaria, dan batuk.

[irp]

Pengolahan secang sebagai minuman kesehatan masih secara tradisional, yakni   kayu dalam potongan-potongan kecil atau serutan kayu dituang ke dalam air atau direbus.

Namun, sebenarnya bukan hanya kayunya yang bisa dimanfaatkan. Bahkan buahnya pun bisa dimanfaatkan. Saat acara Pangkal  buah secang pun ikut di pamerkan oleh panitia.

Semua bagian bermanfaat

Sederhanya, boleh dikata hampir semua bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan, mulai dari kayu, daun, buah hingga biji.

Batang dari tanaman secang mengandung tanin dan brasilin, yang berkhasiat sebagai antibakteri. Selain itu  batang kayu sepang juga mengandung asam galat, resin, brazilein, d-alfa phellandrene, oscimene, minyak atsiri, resorsin dan brasilin

Brazilin merupakan senyawa antioksidan yang mempunyai katekol dalam struktur kimianya. Brasilin inilah ini adalah golongan senyawa yang memberi warna merah pada kayu sepang dengan struktur C6H14O5  (Fardhyanti dan Riski, 2015).

Sedangakn daun sepang bisa dimanfaatkan dalam pemeraman buah pisang dan mangga, biasanya untuk proses pematangan.

[irp]

Bagian kayunya jika direbus bisa memberi warna merah gading muda yang dapat digunakan untuk pengecatan, memberi warna anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta (Lestari, Tjandrakirana, dan Kuswanti, 2013). Nah, air yang disuguhkan pada acara Pangkal itu merupakan air rebusan kayu secang.

Tanaman ini memiliki kemampuhan mengobati karena mengandung banyak senyawa kimia. Di antaranya alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, steroid, dan terpenoid (Rusita dan Suhartono, 2016).

Selain itu, khasiat dari tanaman ini adalah sebagai antimikroba, antioksidan, maupun zat pewarna alami.

Djaeni (2015) mengungkapkan jika komponen senyawa bioaktif yang terkandung dalam kayu sepang, yaitu brazilin, brazilein, 3’-O- metilbrazilin, sappanone, chalcone, sappancalchone dan komponen umum lainnya, seperti asam amino, karbohidrat dan asam palmitat yang jumlahnya relatif sangat kecil.

Sedangkan menurut Kusmiati, Dameria, dan Priadi, (2014), daun sepang mengandung polifenol dan 0,16- 0,20% minyak atsiri.

Tanaman ini merupakan anggota  suku polong-polongan (Fabaceae). Pada beberapa bagian, bisa dijadikan komoditas perdagangan rempah-rempah, di antaranya  pepagan (kulit kayu) dan kayunya.

Hmmm, semoga pada acara EH Makassar selanjutnya masih ada suguhan air secang!

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2