Talas Beneng, Tanaman Liar Pendongkrak Pendapatan Petani

Klikhijau.com – Talas beneng bisa jadi pangan alternatif. Memiliki nama latin Xanthosoma undipes. Merupakan  salah satu kekayaan sumberdaya nabati lokal Indonesia. Talas jenis ini banyak terdapat d...

Talas Beneng, Tanaman Liar Pendongkrak Pendapatan Petani
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Talas beneng bisa jadi pangan alternatif. Memiliki nama latin Xanthosoma undipes. Merupakan  salah satu kekayaan sumberdaya nabati lokal Indonesia.

Talas jenis ini banyak terdapat di  Kabupaten Pandeglang, Provinsi  Banten. Talas yang tergolong ke dalam genus Xanthosoma ini memiliki manfaat dalam penguatan ketahanan pangan. Padahal awalnya merupakan tanaman liar di hutan Gunung Karang Pandeglang

Namun, kini telah  menjadi salah satu komoditas ekspor untuk mendorong program strategis Kementerian Pertanian (Kementan), yaitu Gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks).

Itu artinya, talas beneng memiliki potensi untuk mendongkrak pendapatan, kesejahteraan petani, dan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat yang sedang lesu.

Talas yang masuk famili  Araceae ini  memiliki kandungan zat karbohidrat yang tinggi. Sehingga bisa berada pada posisi sebagai sumber pangan pokok substitusi beras, (Moh. Sofyan Budiarto dan Yunia Rahayuningsih, 2017).

Khusus di Kabupaten Padeglang,  untuk mendongkrak pendapatan petani, talas beneng kelak akan dikembangkan dalam satu kawasan dengan luas 100 hektare-an.

Kawasan tersebut akan dinamai Kampung Talas Beneng. Pengelolaan ini merupakan juga implementasi konsep korporasi petani,  yakni dari hulu ke hilir.

Konsep korporasi petani ini merupakan program yang jalankan Kementan. Tujuannya agar  proses produksinya maksimal dan petani terjamin memperoleh peningkatan kesejahteraannya.

“Dari 100 hektare itu akan kita buat konsep agro-edu-wisata seluas 10 hektare, sedangkan 90 hektare lainnya untuk budidaya talas beneng. Konsep agro-edu-wisata Talas Beneng akan menggandeng pengusaha-pengusaha setempat,” ungkap Budi S. Januardi.

Budi merupakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang. Langkah yang diambil oleh  Kabupaten Pandeglang dalam upaya mengembangkan talas ini mendapat dukungan dari Kementan. Apalagi menggunakan pendekatan korporasi petani.

Perihal talas beneng

Mungkin masih ada yang mengganjal, apa dan bagaimana sih talas jenis ini? Taksonomi tumbuhan talas beneng  menurut  Prana dan Kuswara (2002) dalam Marliana (2011) adalah:

  • Kingdom: Plantae

  • Divisi : Spermatophyta

  • Subdivisi : Angiospermae

  • Kelas : Monocotyledonae

  • Ordo : Arales

  • Genus : Xanthosoma

  • Spesies : Xanthosoma undipes K.Koch.


Talas jenis ini merupakan tumbuhan berbiji (spermatophyta) dengan biji tertutup (angiospermae) berkeping satu (monocotyledonae).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2