Menyatu Bumi

Kabut mengepung. Sore hampir pamit. Gerimis tiba dengan lembut. Di atas Binara Cinta Kaisah Ayatulauni, ia menatap jauh. Hanya saja tatapan itu tak pergi jauh. Kabut mengaburkannya. Ia melipat tang...

Menyatu Bumi
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Kabut mengepung. Sore hampir pamit. Gerimis tiba dengan lembut. Di atas Binara Cinta Kaisah Ayatulauni, ia menatap jauh. Hanya saja tatapan itu tak pergi jauh. Kabut mengaburkannya.

Ia melipat tangan di depan dada. Mencoba melerai gigil. Sia-sia saja. Gigil terus menerabas ke dalam tubuh. Menggeledeh semua isinya.

Kabut semakin menebal, burung sriti yang beterbangan nyaris tak terlihat. Jika kabut menghilang, ia leluasa menikmati kepak sayap burung kembaran walet itu. Sebabia berada di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl)

Gigil semakin menerkam-nerkam. Diseruputnya kopi hitam tanpa gula. Kopi yang telah ditinggal oleh hangatnya. Kini telah bersalin wajah jadi es kopi secara natural. Tanpa es dan lemari pendingin.


Pagi tadi, cerah memberi harapan. Jika hujan akan lupa berkunjung. Namun, saat siang cerah dirampas mendung lalu gerimis tiba mengundang gigil.

Sialnya, ia keluar rumah sebelum mendung tiba.  Melajukan motor revo biru dengan pelan ke Tandabaca, di Dusun Sapayya, Kindang. Empat buah ban mobil bekas menggantung mesra di jok belakang motor revo yang telah menunggak pajak selama lima tahun itu.

Sesampai di Tandabaca, mendung pun tiba, untung hanya mengirim gerimis, bukan hujan lebat. Ia turunkan perlahan ban mobil bekas itu dari sadel motornya.

"Untuk apa ban bekas itu?" Tanya Radding yang baru pulang dari kebunnya. Pertanyaan itu tak terhitung berapa kali ia dapatkan.

"Sesuatu," jawabnya.

Ban mobil bekas itu akan ia gunakan sebagai jalan—menjadi tangga untuk untuk akses jalan ke Tandaca yang berada di atas bukit. Ia suka memanfaatkan barang-barang bekas yang telah berubah sampah di mata banyak orang.

Memanfaatkan barang-barang bekas adalah upayanya menjaga Bumi, melestarikan lingkungan, merawat kehidupan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2