Memanfaatkan Limbah Buah untuk Mengekstraksi Energi

Klikhijau.com – Pemanfaatan limbah buah masih sangat minim. Sejauh ini, pemanfaatannya paling dominan adalah sebagai pupuk organik, baik cair maupun pupuk kompos. Padahal limbah buah bisa dimanfaat...

Memanfaatkan Limbah Buah untuk Mengekstraksi Energi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Pemanfaatan limbah buah masih sangat minim. Sejauh ini, pemanfaatannya paling dominan adalah sebagai pupuk organik, baik cair maupun pupuk kompos.

Padahal limbah buah bisa dimanfaatkan lebih. Hal itu dibuktikan oleh sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh University of British Columbia (UBC) Okanagan.

Belum lama ini tim peneliti tersebut mengeksplorasi potensi penggunaan limbah buah (baik padat maupun lindi) untuk menggerakkan sel bahan bakar.

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Bioresource Technology memberi harapan perihal limbah buah. Meskipun energi yang diekstraksi dari sisa makanan, sejauh ini masih kalah jika dibandingkan dengan tenaga angin atau matahari.

Namun demikian, para ahli yakin bahwa keluaran energi dari makanan yang dibuang. Khususnya limbah buah yang melimpah di lahan pertanian dapat lebih dimurnikan dan ditingkatkan.

Para ilmuwan menemukan bahwa sel bahan bakar mikroba dapat secara efisien mengubah limbah buah menjadi energi listrik.

Caranya dengan menggunakan kompartemen anoda anaerobik di mana mikroba anaerob, yakni sejenis mikroorganisme yang dapat bertahan hidup tanpa oksigen dengan memanfaatkan bahan organik untuk mengubahnya menjadi energi. Mikroba ini mengkonsumsi bahan organik di kompartemen anoda, melepaskan elektron dan proton.

Di kompartemen katoda, elektron bergabung dengan proton dan oksigen untuk menghasilkan air, menghasilkan biolistrik dalam prosesnya.

Menurut para peneliti, proses ini bekerja lebih efisien dan menghasilkan hasil yang lebih baik ketika limbah makanan dipisahkan dan digiling menjadi partikel kecil sebelum diproses.


Karena fitur biokimia masing-masing, jenis buah yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda saat diproses melalui sel bahan bakar mikroba.

“Karbohidrat pertama-tama didegradasi menjadi gula larut dan molekul yang lebih kecil seperti asetat, yang kemudian dikonsumsi oleh bakteri elektroaktif untuk menghasilkan listrik dalam proses elektrogenesis,” jelas Zafar.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2