Pemdes Bontomangiring Programkan Kebun Inklusi Bagi Difabel

Klikhijau.com - Pemerintah Desa Bontomangiring, Kecamatan Bulukumpa membuat program inovasi untuk pengembangan Kelompok Difabel Desa (KDD) dengan Kebun Inklusi. Penggarapan lahan yang berlokasi di Dus...

Pemdes Bontomangiring Programkan Kebun Inklusi Bagi Difabel
Bacakan Artikel
Anjar S. Masiga

Pegiat Lingkungan. Ia Aktif di Komunitas Kolaborasi Biru

Klikhijau.com - Pemerintah Desa Bontomangiring, Kecamatan Bulukumpa membuat program inovasi untuk pengembangan Kelompok Difabel Desa (KDD) dengan Kebun Inklusi. Penggarapan lahan yang berlokasi di Dusun Elle'e mulai dilakukan di awal Mei 2023.

Kepala Desa Bontomangiring, Muhammad Zain saat ditemui beberapa waktu lalu menjelaskan, penggelolaan perkebunan diserahkan ke KDD Maju Jaya Bontomangiring sejak 2022 lalu.

Namun pembangunan green house baru selesai dan penganggaran untuk bibit serta perlengkapan lainnya dari anggaran dana desa juga baru bisa dikucurkan di triwulan kedua tahun ini.

"Alhamdulillah kebun inklusi ini sudah mulai digarap. Sudah ditanami bermacam-macam bibit," ungkapnya, Selasa, 9 Mei, 2023.

Tanaman perkebunan yang dibudidayakan, kata Muhammad Zain fokus pada pemenuhan kebutuhan harian seperti terong, tomat, cabe, kangkung, dan kacang-kacangan.

Harapannya ini dapat memudahkan untuk akses pangan sehat, yakni bisa membantu memenuhi kecukupan kebutuhan kelompok rentan dan juga pemenuhan gizi, serta aman untuk dikonsumsi.

"Kami ingin dengan kebun ini dapat mengurangi pengeluaran KDD, dan mereka juga bisa akses pangan sehat. Kita pastikan pengelolaan kebun ini tidak menggunakan pupuk kimia," jelasnya.

Kebun milik pribadi Muhammad Zain ini awalnya adalah kebun buah yang ditanami durian dan rambutan, pertimbangan panen yang hanya sekali setahun sehingga kurang efektif. Dengan ide kebun untuk pemberdayaan kelompok difabel, lahan seluas 20 kali 70 meter itu dinilai akan lebih bermanfaat ke depannya.

"Kalau ini belum bisa menghasilkan untuk KDD, minimal bisa mengurangi pengeluaran mereka," ucapnya.

Tahapan penggarapan kebun inklusi, dijelaskan Ketua KDD, Ruslan, mulai dari pembersihan kebun, penggemburan tanah, dan pembibitan. Aktivitas tersebut dilakukan secara bergotong royong dan dipandu oleh warga yang memahami cara berkebun.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2