Perihal Jamur Enoki yang Terkontaminasi Bakteri, Begini Penjelasan LIPI! 

Klikhijau.com – Jamur enoki (Flamulina velutipes), satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi (edible mushroom) yang rasanya memang gurih. Enoki biasanya dicampur pada makanan oriental seperti shabu-shabu...

Perihal Jamur Enoki yang Terkontaminasi Bakteri, Begini Penjelasan LIPI! 
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Jamur enoki (Flamulina velutipes), satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi (edible mushroom) yang rasanya memang gurih. Enoki biasanya dicampur pada makanan oriental seperti shabu-shabu, sukiyaki dan tempura.

Namun fakta terbaru selama Maret-April 2020) sungguh mengejutkan penggemar jamur enoki. Pasalnya, penikmat jamur ini di Amerika Serikat, Australia, dan Kanada mengkonfirmasi bahwa jamur yang mereka konsumsi akibat tercemar bakteri Listeria monocytogenes.

Jamur enoki tersebut kabarnya berasal dari Korea Selatan. Akibat kabar tak sedap ini, Kementerian Pertanian Republik Indonesia sendiri telah melakukan langkah-langkah pemusnahan jamur enoki impor dari Korea Selatan yang beredar di pasaran. Ini sebagai langkah antisipasi serangan bakteri.

Mengapa jamur ini bisa terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes? Apakah dengan begitu, jamur ini tak layak lagi dikonsumsi? Berikut penjelasan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang jamur enoki juga bakteri patogen pengkontaminasinya.

[irp]

Kontaminasi bakteri dan pencegahannya

Melansir di laman resmi LIPI, peneliti mikrobiologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Iwan Saskiawan menyebut penyebab kontaminasi bakteri Listeria monocytogenes terjadi saat proses pengepakan jamur atau pada waktu penyimpanan sebelum siap dikonsumsi.

Bakteri L. monocytogenes adalah jenis bakteri patogen yang banyak mencemari produk olahan berbahan dasar susu dan turunannya seperti keju, es krim dan yoghurt,”ungkap Iwan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: