Perihal Jamur Enoki yang Terkontaminasi Bakteri, Begini Penjelasan LIPI! 

Klikhijau.com – Jamur enoki (Flamulina velutipes), satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi (edible mushroom) yang rasanya memang gurih. Enoki biasanya dicampur pada makanan oriental seperti shabu-shabu...

Perihal Jamur Enoki yang Terkontaminasi Bakteri, Begini Penjelasan LIPI! 
Bacakan Artikel

[irp]

“Asam amino esensial yang terdapat pada jamur, ada sekitar sembilan jenis dari 20 asam amino yang dikenal. Selain itu 72 persen lemaknya termasuk jenis lemak tidak jenuh,” jelasnya.

Selain itu, jamur juga mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2 (riboflavin), niasin dan biotin. Selain elemen mikro, jamur juga mengandung berbagai jenis mineral, antara lain kalium, fosfor, kalsium, natrium, magnesium, selenium dan tembaga.

“Jumlah kandungan seratnya yang berkisar antara 7,4 hingga 24,6 persen sehingga sangat baik untuk pencernaan. Jamur enoki juga mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah sehingga cocok bagi pelaku diet,” papar Iwan.

Dikutip dari Tang et. al. (2016) enoki juga mengandung senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai senyawa antitumor, antikanker, antihipertensi, antikolesterol, dan bersifat sebagai imunomodulator.

Jamur ini sendiri tumbuh pada suhu 23-27 derajat celsius pada fase vegetatif atau pertumbuhan miselium dan pada suhu 13-18 derajat celsius di fase generatif atau saat pembentukan tubuh buah.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: