Pandemi Ubah Kawasan Wisata Mangrove Luppung jadi Lumpuh

Klikhijau.com - Gerbang masuk ke Kawasan Wisata Mangrove Luppung berdiri kokoh. Terbuat dari beton. Kawasan wisata ini berada di Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Gerbang mas...

Pandemi Ubah Kawasan Wisata Mangrove Luppung jadi Lumpuh
Bacakan Artikel

Tempat parkir di kawasan destinasi ini memang menjadi masalah tersendiri. Karena lahan parkir merupakan milik warga yang dikelola sendiri dengan harga tiket yang cukup “mencekik”, yakni Rp5000 permotor dan Rp10.000 permobil. Belum termasuk tiket masuknya.

[irp]

Sebenarnya kepala Desa Manyampa, Abbas telah beriniasitif membebaskan lahan parkir itu agar tak terlalu membebani pengunjung dengan cara mengontraknya, namun tak terealiasi.

“Pengunjung bisa berjalan masuk atau menggunakan mobil yang sudah dimodifikasi, jadi parkirnya di luar kawasan mangrove,” beber Tahang.

Tahang juga menambahkan, selain membenahi parkiran, untuk menarik pengunjung hal yang bisa dilakukan adalah membuat rumah makan terapung dan ruang pertemuan.

Apa yang diidekan Tahang, juga direspons baik oleh Abbas. Ia bahkan telah mengagendakan adanya penambahan sarana dan prasarana.

“Tahun depan akan ada penambahan sarana dan prasarana, salah satunya ada warung terapung dan area camp serta penataan lampu hias,” ujar Abbas.

Pengembangan destinasi ini diakui oleh Sulfiadi  ada tiga pekerjaan rumah yang menanti dan harus diurai, yakni pademi, parkiran, dan infrastuktur atau pengembangan di dalam kawasan hutan mangrove.

“Ke depannya akan dibuka malam untuk bersantai dan ngopi,” ujar Sulfiadi.

Hal lain yang dikhawatirkan oleh Sulfiadi adalah keselamatan pengunjung. Karena beberapa jembatan di kawasan wisata ini masih menggunakan bambu sebagai tiang jembatan.

“Jembatan bambu jadi masalah karena bisa berakibat fatal bagi pengunjung,” akunya.

Sementara itu, Tahang menganggap wisata ini   harus memiliki satu wadah pengetahuan tentang Luppung, sehingga orang tanpa mengunjunginya akan  tahu jika itu Luppung.

[irp]

Panen manfaat mangrove

Meski kawasan mangrove Luppung meredup sebagai tempat wisata karena pandemi, namun manfaatnya secara ekologi telah dipanen oleh warga sekitar sebagai penahan gelombang laut. Hal itu diungkapkan oleh Herianto bahwa jika tak ada mangrove mungkin gelombang merendam empang warga.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: