Padang Loang, Tempat Nostalgia dengan Pasukan Kahar Muzakkar

Klikhijau.com – Seorang teman mengirimkan sebuah video yang berdurasi singkat. Dalam video itu tampak beberapa orang sedang mengendarai motor menelurusi  tanah lapang. Rerumputan hijau memenuhi tanah...

Padang Loang, Tempat Nostalgia dengan Pasukan Kahar Muzakkar
Bacakan Artikel

Ia datang langsung melihat kondisi dan mendengar keinginan masyarakat, serta apa tantangan sehingga Padang Loang tak dimanfaatkan dengan baik.

”Kata warga setempat, daerah ini sudah sering ditanami pepohonan, tapi tak bisa tumbuh. Sehingga menjadi hamparan rumput yang luas. Masyarakat setempat hanya memanfaatkan untuk ternak sapi dan kuda. Kita ingin memanfaatkan yang lebih lagi. Karena berada di ketinggian yang paling cocok di sini tanaman umbi-umbian seperti kentang, kacang-kacangan, juga kol,” ujar Hatta.

Padang Loang masuk dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Sehingga pemanfaatannya harus seizin Balai TN Babul.

Tempat ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Pangkep. Untuk melihat Pangkep dari ketinggian, cukup berdiri di tepi tebingnya.

Hatta dan  pihaknya akan mencari tanaman paling cocok untuk memanfaatkan Padang Loang ini agar hamparan rumput luas ini dapat bernilai ekonomis bagi masyarakat setempat.

Dalam tata kelola Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, lembah ini merupakan zona tradisional. Masyarakat secara turun temurun telah memanfaatkan padang luas ini sebagai lokasi pengembalaan ternak.

[caption id="attachment_1345" align="aligncenter" width="800"] Mobil yang berhasil menaklukkan Padang Loang/foto-Nursam[/caption]

Harapan yang dilangitkan Hatta Rahman, Nursam, Haedar, dan Hasrullah mendapat dukungan dari Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung—tak bertepuk sebelah tangan.

“Menurut saya ini memungkinkan untuk dilakukan kerjasama dalam bentuk kemitraan. Kita bisa mempedomani aturan Perdirjen Konservasi Sumber Daya Alah Ekosistem  (KSDAE) Nomor P.06 tahun 2018 yang mengatur tentang Petunjuk Teknis Kemitraan Konservasi pada Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam,” pungkas Yusak Mangetan, Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

“Kerjasama antara Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dengan masyarakat di Desa Patanyamang dan Desa Bentenge dapat dilakukan ke depannya melalui Perjanjian Kerjasama (PKS),” tambahnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: