Merangsang Minat Petani Muda yang Masih Mbalelo

Klikhijau.com - Merangsang minat anak-anak muda untuk terjun ke pertanian memang tidak mudah. Tak heran jika sampai hari ini, jumlah petani di Indonesia masih saja didominasi oleh kaum tua. Anak-anak...

Merangsang Minat Petani Muda yang Masih Mbalelo
Bacakan Artikel

"Tahun 2017 kita membentuk kelompok petani yang lebih banyak petani perempuannya, yaitu 25 petani perempuan dan hanya 2 petani laki-laki," ujarnya.

Tujuan mengajak lebih banyak perempuan, kata Maya, adalah karena perempuan sebagai ibu merupakan sosok yang sangat berperan dalam membentuk mindset atau pola pikir anak.

Kalau mindset si ibu tentang pertanian keren, sebagai dunia yang punya masa depan, nanti akan mampu mengarahkan kepada anaknya untuk menjadi petani," jelas Maya.

Lewat kelas sharing tersebut, Maya dan Wita memberikan berbagai materi seputar pertanian organik, pelatihan budidaya organik, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan juga manajemen.

Para peserta diajarkan menghitung cost produksi, dan menetapkan harga jual sehingga bisa menjadi usaha yang menguntungkan. Maya berharap, pola pelatihan seperti ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia.

[irp]

Perlunya regenerasi petani

Kurangnya minat pemuda untuk terjun ke pertanian memang bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Di Australia, yang notabene pertaniannya sangat maju, ternyata juga mengalami hal serupa. Itu diungkapkan oleh Tayla Allison, seorang mahasiswa asal Western Sydney University, yang hadir menjadi pembicara tamu.

Tayla memaparkan, pertanian di Australia merupakan usaha yang menjanjikan. Sebanyak 58% lahan di sana, digunakan untuk pertanian demikian pula dengan 59% penggunaan sumber daya air. Usaha pertanian juag menyerap 2,6% tenaga kerja sepanjang tahun 2018-2019.

Selama 20 tahun ini, pertanian di Australia mampu meningkatkan hasil produksi melalui perkembangan teknologi. Produksi, khususnya ternak juga meningkat karena dorongan harga yang tinggi.

Tetapi situasi yang gebyar-gebyar itu toh, tak juga menarik perhatian kaum muda di sana. "Saat ini usia rata-rata petani Australia adalah 60 tahun. Hanya 7 persen pertani yang berusia di bawah 30 tahun," paparnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: