Menhut: Penghijauan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

oleh -30 kali dilihat
Kunjungan Menhut ke Persemaian Permanen Labuang Bajo-foto/Ist

Klikhijau.com – Persemaian Permanen Labuang Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terlihat lebih riuh dari biasanya hari ini, Senin, 7 Juni 2025. Sebabnya adalah kedatangan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Menhut datang melakukan peninjauan ke persemaian tersebut, yang diharapkan dapat membantu kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sangat menyenangkan, membahagiakan, saya kembali ke Labuan Bajo, dan terutama tadi bertemu dengan tujuh kelompok masyarakat yang sudah berpartisipasi lama dalam menghijaukan hutan di kawasan Labuan Bajo ini,” ujar Menhut Raja Antoni.

Dalam kunjungannya tersebut, Menhut didampingi oleh Dirjen PDASRH Dyah Murtiningsih, dan Inspektur Jenderal Djoko Poerwanto. Raja Antoni melakukan diskusi bersama 7 Kelompok Tani Hutan (KTH) dan masyarakat adat.

Adanya para petani hutan dan masyarakat adat, menurutnya menandakan pentingnya partisipasi dan kolaborasi masyarakat guna melestarikan hutan.

KLIK INI:  Indonesia - UN Environment Perkuat Kerja Nyata Atasi Sampah Laut

Lebih lanjut Raja Antoni mengatakan, aktifnya masyarakat ini meningkatkan komitmennya untuk terus melestarikan hutan dan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani hutan.

“Ini menandakan sekali lagi ya partisipasi masyarakat menjadi sangat penting untuk bersama-sama berkolaborasi dengan kami dalam memastikan, hutan kita lestari, tetapi juga pada saat bersamaan kesejahteraan masyarakat juga meningkat dari apa yang ditanam,” tuturnya.

“Meningkatkan komitmen saya, itikad saya, niat saya untuk berusaha keras mungkin berusaha sekuat mungkin memastikan anggaran yang ada yang terbatas untuk dialokasikan ke kelompok-kelompok yang memang selama ini sudah berbuat konkret untuk melakukan penghijauan sekitar kita meningkatkan produktivitas pertanian kesejahterakan masyarakat,” lanjutnya.

KLIK INI:  Terungkap, Luas Wilayah Indikatif Hutan Adat Bakal Bertambah

Persemaian permanen Labuan Bajo ini menargetkan produksi 150.000 bibit dan sudah terealisasi 137.879 bibit yang merupakan bibit tanaman kayu dan juga hasil hutan bukan kayu.

Menhut Raja Antoni  berharap persemaian tersebut menjadi pusat penghijauan dan membantu perekonomian masyarakat.

“Ini berharap untuk bisa juga meng-apply buah-buahan kepada industri pariwisata di Labuan Bajo, sehingga sekali lagi hutannya lestari, masyarakat juga sejahtera,” tutupnya.

KLIK INI:  Tularkan Spirit Hijau, Bupati Jeneponto Tanam Pohon