Melirik Keajaiban Biji Pepaya sebagai Alat Kontrasepsi Alami Lelaki

Klikhijau.com โ€“ Buah pepaya itu telah terbelah dua. Terletak di atas meja. Bijinya telah hilang. Biji pepaya memang tidak lazim masuk ke dalam daftar yang dikonsumsi dari buah ini. Biji pepaya yang...

Melirik Keajaiban Biji Pepaya sebagai Alat Kontrasepsi Alami Lelaki
Bacakan Artikel

[irp]

Ekstrak biji tanaman yang bernama latiย  Carica papaya L. dapat mempengaruhi kualitas sperma, seperti mengurangi penurunan konsentrasi sperma, motilitas, dan morfologi normal.

Alkaloid dalam biji pepaya menyebabkan penurunan jumlah sperma (juta/ml), yang dapat menyebabkan degenerasi sel sperma, sehingga menyebabkan penurunan jumlah sel sperma.

Senyawa alkaloid ini juga memberikan efek sitotoksik yang dapat mengganggu sel germinal dan sel spermatogenik. Penurunan jumlah sel spermatogenik juga disebabkan oleh rendahnya kadar hormon testosteron .

Bahan kimia dari biji tanaman ini bersifat sitotoksik dan menyebabkan gangguan metabolisme sel spermatogenik, seperti alkaloid, triterpenoid dan steroid.

Reryd Arindany Wiryawan (2015) menjelaskan bahwa senyawa alkaloid yang terkandung dalam biji pepaya menghasilkan respon estrogenik yang menurunkan kadar testosteron.

Efek estrogen menghambat hipotalamus dan hipofisis anterior, mengakibatkan penghambatan GnRH dan gonadotropin (FSH dan LH), tidak merangsang sel leydig untuk memproduksi testosteron, dan berperan dalam spermatogenesis, mengurangi konsentrasi sperma.

Pengguna alat kontrasepsi dominan perempuan

[irp]

Sementara itu, penelitian yang dilakukan Sri Nita (2019) menjelaskan bahwa triterpenoid dan steroid yang terkandung dalam biji tanaman pepaya. Mempengaruhi kadar testosteron dengan menghambat mekanisme umpan balik di hipofisis-hipotalamus, sehingga mengurangi produksi LH dan FSH. .

FSH merangsang proses spermatogenesis dan LH merangsang pertumbuhan dan metabolisme sel leydig untuk menghasilkan hormon testosteron.

Jumlah sperma dan kadar testosteron tetap sama mekanisme umpan balik. Jika mekanisme umpan balik terganggu, kadar FSH dan LH dalam sirkulasi darah akan menurun.

Akibatnya, proses spermatogenesis berhenti dan jumlah spermatozoa yang dihasilkan di tubulus seminiferus berkurang.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: