Melirik Keajaiban Biji Pepaya sebagai Alat Kontrasepsi Alami Lelaki

Klikhijau.com โ€“ Buah pepaya itu telah terbelah dua. Terletak di atas meja. Bijinya telah hilang. Biji pepaya memang tidak lazim masuk ke dalam daftar yang dikonsumsi dari buah ini. Biji pepaya yang...

Melirik Keajaiban Biji Pepaya sebagai Alat Kontrasepsi Alami Lelaki
Bacakan Artikel

[irp]

Pengalaman dengan biji pepaya

Saya punya pengalaman sedikit buruk tentang biji dari tanaman yang diduga berasal dari negara Meksiko bagian selatan dan bagian utara itu.

Dulu, kepala saya sering sakit, entah ide dari mana. Ibu menumbuk biji pepaya yang telah matang, lalu menempelkan ke kepala saya, hasilnya sakit kepala saya memang mereda.

Namun setelah itu, kulit kepala hingg jidat saya menghitam lalu terkelupas. Rupanya biji pepaya memiliki getah, getah itulah yang melukai kulit dan membuatnya perih.

Sejak saat itu, saya tidak pernah lagi menggunakan biji pepaya untuk menghilangkan sakit kepala saya. Lagian, sejak saat itu pula sakit kepala saya tidak sesering sebelum ibu membalutinya dengan biji dari tumbuhan berdaun hijau segar itu.

[irp]

Kandungan biji pepaya

Biji tanaman dari ordo Brassicales tersebutย  mengandung senyawa antibakteri. Senyawa ini adalah senyawa yang dapat mencegah dan mengendalikan pertumbuhan bakteri, terutama bakteri merugikan (Alfiyaturohmah et al., 2014).

Tumbuhan antibakteri banyak ditemukan di alam, termasuk yang terdapat pada biji pepaya. Menurut Martiasih dkk (2014), biji pepaya diketahui mengandung bahan kimia seperti fenol, alkaloid dan saponin.

Bijinya juga mengandung senyawa alkaloid karpan. Karpain adalah alkaloid dengan cincin lakton 7-rantai Metilen dapat menghambat sifat mikroorganisme tertentu.

Karpain dapat mencerna protein dalam mikroorganisme dan mengubahnya menjadi pepton. Biji pepaya juga mengandung senyawa flavonoid.

Senyawa ini juga memiliki sifat antibakteri dengan mendenaturasi protein sel bakteri dan mengganggu membran sel.

Ekstrak metanol biji pepaya diduga mengandung alkaloid, triterpenoid dan steroid sebagai antifertilitas. senyawa Dapat memainkan efek sitotoksik, mengganggu metabolisme sel germinal dan sel spermatogenik.

Bijinya pepaya juga mengandung protein proteolitik, sehingga mengurangi kekentalan semen, Wijayanti dkk (2016).

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: