Lebih Dekat dengan Hujan Es dan Daerah yang Pernah Dikunjungi di Indonesia

Butiran-butiran es itu tiba dan menggegerkan Klikhijau.com โ€“ Hujan yang mengguyur beberapa daerah di Indonesia sempat membuat geger. Sebab butiran hujan yang awalnya cair tetiba saja jadi beku berb...

Lebih Dekat dengan Hujan Es dan Daerah yang Pernah Dikunjungi di Indonesia
Bacakan Artikel

Hailstones paling sering terjadi di daerah iklim subtropis dan jarang terjadi di daerah tropis. Hujan es tipe ini adalah yang paling merusak karena besarnya ukuran es yang jatuh dan kecepatannya.

Rata-rata kecepatan jatuhnya berkisar antara 5 meter per detik untuk batu es ukuran kecil hingga 40 meter per detik jika batu esnya berukuran 5 centimeter atau lebih.

Untungnya luasan awan kumulonimbus yang menyebabkan hujan es tak terlampau lebar. Karena itu hujan es biasanya bersifat lokal dan terjadi hanya dalam hitungan menit seperti yang terjadi di Indonesia.

[irp posts="5904" name="Embun Es di Dieng Banjarnegara Diserang Wisatawan, Ada Apa di Balik Fenomena Alam ini?"]

Kamu penasaran daerah mana saja di Indonesia yang pernah ditamui hujan es, berikut ini jawabannya seperti yang pernah dimuat tempo.co:



  • Sleman, DIY dan Magelang, Jawa Tengah



Pada 25 Januari 2016, hujan es melanda dua wilayah tersebut. Hujan es juga terjadi di Wonokerto, Sleman, dan sekitar lereng Merapi. Juga, kabupaten Sleman sisi utara dan timur, tepatnya di Kecamatan Turi.

BMKG Yogyakarta menyatakan fenomena itu terjadi karena konsentrasi awan Cumulonimbus. Awan ini merupakan awan yang pertumbuhannya vertikal. Es ini bisa jatuh karena terpental oleh petir atau karena faktor angin (golakan) turbulensi yang terjadi di awan itu.



  • Cimahi, Jawa Barat



Fenomena hujan es di Cimahi terjadi pada Sabtu 26 Maret 2016. Hujan es berupa batuan es berbentuk kelereng dengan ukuran bervariasi.

Menurut BMKG, es menyerupai salju lantaran gumpalan awan yang dekat dengan permukaan bumi. Akibatnya, gumpalan awan tersebut tidak lebur dengan baik dan turun ke bumi dalam keadaan masih berbentuk kondensasi (gumpalan).

[irp posts="5181" name="Kenapa Bisa Gempa di Palu Dikategorikan Fenomena Supershear Langka?"]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: