Lahir di Momen Lebaran, Bayi Orangutan di TSI Cisarua Diberi Nama Fitri

Klikhijau.com โ€“ Bayi orangutan betina lahir pada momen hari raya Idul Fitri di Taman Safari Indonesia (TSI) Cirarua Bogor. Karena bertepatan dengan momen lebaran idul fitri, bayi mungil itu pun diberi...

Lahir di Momen Lebaran, Bayi Orangutan di TSI Cisarua Diberi Nama Fitri
Bacakan Artikel

Selama penutupan Lembaga Konservasi (LK) dan berlangsungnya Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyak satwa yang lahir di LK antara lain Gajah Sumatera di TSI Cisarua dan Gembira Loka Yogyakarta.

Lahir pula komodo (12 ekor), burung Kasturi Raja (1 ekor), orangutan Fitri di TSI Cisarua. Tarsius (1 ekor) di Faunaland Ancol, Kasuari (3 ekor) di R Zoo and Park di Sumatera Utara, serta satwa-satwa eksotik lainnya seperti Jerapah, Zebra dan common marmoset.

Ini menandakan bahwa pengelola LK telah menerapkan kesejahteraan satwa dengan baik, sehingga satwa dapat berkembangbiak secara alami dan telah menjalankan fungsinya sebagai tempat pengembangbiakan di luar habitat dengan tetap mempertahankan kemurnian genetiknya.

[irp]

"Diharapkan melalui program breeding terkontrol ini, program konservasi ex-situ link to in-situ bisa dijalankan dan pada akhirnya peningkatan populasi in-situ dapat tercapai", ujar Menteri Siti.

Langkah progresif KLHK

Hal ini juga dibuktikan oleh KLHK dengan telah melakukan pelepasliaran satwa ke habitat alaminya dari pusat rehabilitasi, pusat penyelamatan, dan unit konservasi satwa lainnya sebanyak 214.154 individu periode tahun 2016-2020.

Menteri Siti menjelaskan lebih lanjut tentang upaya KLHK dalam konservasi satwa yang dilindungi. Dirinya menerangkan pentingnya pengelolaan populasi spesies terisolasi. Juga soal konektivitas kantung-kantung habitat satwa, dan penciptaan kantung-kantung baru untuk mendukung peningkatan populasi serta pengelolaan metapopulasi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: