Keprihatinan Akan Cemaran Merkuri “Berakhir” di Tangan Agus

Klikhijau.com – Semua berawal dari keprihatinan perihal masalah cemaran merkuri. Apalagi cemaran itu akibat tambang emas skala kecil dan ilegal yang dalam praktiknya itu hampir semua menggunakan merku...

Keprihatinan Akan Cemaran Merkuri “Berakhir” di Tangan Agus
Bacakan Artikel

Adsorpsi dilakukan dengan menggunakan zeolit yang dikenal sebagai adsorben alami yang mempunyai kapasitas baik untuk menangkap merkuri serta tersedia melimpah di Indonesia.

Perlu uji coba lapangan

Setelah dilakukan penjerapan dengan zeolit, tahap selanjutnya dilakukan proses pengambilan sisa logam merkuri oleh tanaman.

[irp]

“Pada penelitian ini yang kita cobakan baru melati air. Tapi terbuka kemungkinan bisa coba tanaman-tanaman yang lain,” kata Agus.

Dari penelitian yang dilakukan pada skala laboratorium, metode tersebut terbukti mampu menghilangkan 90 persen kandungan merkuri pada air yang tercemar.

Agus memaparkan bahwa yang diuji cobakan itu adalah air yang mengandung merkuri 20 ppm, dan setelah kita coba menggunakan alat yang mengombinasikan adsorbsi dan fitoremediasi keluarnya itu sudah 2 ppm. Dan setelah merkurinya tertangkap oleh zeolit dan tanaman, merkurinya tidak lepas dari zeolit, artinya itu terstabilkan.

Dengan adanya penemuan tersebut, Agus berharap dapat dikembangkan lebih lanjut dengan pengujian di skala lapangan melalui kerja sama dengan pakar dari beberapa bidang ilmu lainnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: