Bunga Basah, si Liar yang Hilang di Kemarau, Memesona di Musim Basah

Klikhijau.com – Bunga basah, begitu saja orang-orang di kampung saya menamainya. Tak ada yang mengembangbiakkannya. Tumbuh liar saja di kebun atau di pinggir jalan. Warna bunganya orange, hanya tum...

Bunga Basah, si Liar yang Hilang di Kemarau, Memesona di Musim Basah
Bacakan Artikel

[irp]

Saya harus akui itu benar, sebab tak semua tanah juga bisa ditumbuhi bunga basah dengan subur. Apalagi keterangan itu datang dari Ayah, orang yang telah bersentuhan dengan bunga basah selama bertahun-tahun.

Iya, setiap tahun Ayah harus bertarung menyingkirkannya dari kebun demi membiarkan tumbuhan yang lebih potensial dari segi ekonomi tumbuh subur.

Bunga basah memiliki batang yang terlihat rapuh, lembek, dan mudah patah. Tingginya tak sampai setengah meter.

Daunnya hijau agak meruncing, tidak terlalu lebar. Bunganya akan gugur dengan sendirinya. Kata, Ayah, yang tumbuh adalah buahnya.

Buah itu akan mengeram di tanah selama musim kemarau, dan begitu mendapat siraman hujan akan tumbuh lalu bermekaran

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: