Bunga Basah, si Liar yang Hilang di Kemarau, Memesona di Musim Basah

Klikhijau.com – Bunga basah, begitu saja orang-orang di kampung saya menamainya. Tak ada yang mengembangbiakkannya. Tumbuh liar saja di kebun atau di pinggir jalan. Warna bunganya orange, hanya tum...

Bunga Basah, si Liar yang Hilang di Kemarau, Memesona di Musim Basah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Bunga basah, begitu saja orang-orang di kampung saya menamainya. Tak ada yang mengembangbiakkannya. Tumbuh liar saja di kebun atau di pinggir jalan.

Warna bunganya orange, hanya tumbuh saat musim basah (hujan). Saya mencari tahu apa bahasa Indonesia atau bahasa latinnya, namun gagal. Maka saya menamainya juga bunga basah.

Dinamai bunga basah karena hanya akan tumbuh saat musih hujan. Pun menyukai tanah yang memiliki kadar air yang cukup banyak.

Jika kamu mencarinya saat kemarau, sudah pasti akan sulit menemukannya. Namun, jika musim basah akan tumbuh berdesakan. Khususnya di daerah bagian Kindang, Bulukumba.

[irp]

Bunga ini menyukai tempat yang agak terlindungi dari paparan sinar matahari, maka tidak mengherankan jika banyak pula yang tumbuh di bawah rimbunan pohon kopi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: