Bisakah MRT Mendepak Jakarta dari Gelar Kota Berpolusi Udara Terburuk di Asia Tenggara?

Jakarta, Klikhijau.com – Setelah melewati enam presiden dan sembilan gubernur, penantian panjang warga Jakarta memiliki mode transportasi modern akhirnya berakhir.  Hari berakhirnya penantian itu data...

Bisakah MRT Mendepak Jakarta dari Gelar Kota Berpolusi Udara Terburuk di Asia Tenggara?
Bacakan Artikel

Jakarta, Klikhijau.com – Setelah melewati enam presiden dan sembilan gubernur, penantian panjang warga Jakarta memiliki mode transportasi modern akhirnya berakhir.  Hari berakhirnya penantian itu datang kemarin, Senin, 24 Maret 2019  dengan diresmikannya Mode Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Tentu banyak harapan dari disematkan  pada MRT, yakni geliat ekonomi, kenyamanan pengguna transportasi umum, mengurangi kemacetan dan bisa jadi kehadiran MRT dapat mengurangi pula polusi udara ibu kota, sebab diharapkan akan banyak masyarakat  beralih menggunakan MRT.

Jakarta, dalam hal polusi udara memang telah mengkhawatirkan, sebuah studi yang dilakukan Greenpeace dan IQ AirVisual menempatkan Jakarta di daftar puncak kota paling berpolus buruk di Asia Tenggarai pada 2018 lalu.

[irp posts="3227" name="Waspada, Polusi Udara Lebih Mematikan Daripada Rokok"]

Untuk menentukan kota paling berpolusi, Greenpeace dan IQ AirVisual memonitor kualitas ratusan kota secara regular pada tahun 2018. Dari hasil monitoring itu, keluarlah Jakarata, Ibu kota Negara Indonesai sebagai pemenang negara paling berpolusi buruk di Asia Tenggara dan urutan  ke-161 di dunia.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: