Berkat Embrio Buatan, Badak Putih Bisa Diselamatkan dari Kepunahan

Klikhijau.com โ€“ Saat ini, hanya terdapat dua badak putih di dunia. Sudan, badak putih jantan terakhir di dunia mati 2018 lalu. Sudan mati pada usia 45 tahun di Kenya. Kematian Sudan membuat pejanta...

Berkat Embrio Buatan, Badak Putih Bisa Diselamatkan dari Kepunahan
Bacakan Artikel

Menurut salah satu peneliti yang terlibat, Cesare Galli, dari Laboratorium Avantea di Cremona, Italia, dari 10 telur yang dipanen, tujuh cocok untuk pembuahan.

Pada akhirnya, hanya dua yang matang menjadi embrio yang hidup. Keduanya diciptakan dengan telur Fatu dan sperma Suni.

[irp posts="5273" name="Satu-Satunya Badak Sumatera Jantan yang Tersisa di Malaysia, Mati!"]

Penyelamatan subspesies

Untuk membawa embrio tersebut, para ilmuwan masih harus menyempurnakan proses transfer embrio pada badak. Para peneliti juga harus menemukan satu atau dua badak yang sehat (Ceratotherium simum) untuk pembuahan.

โ€œLima tahun lalu, sepertinya produksi embrio badak putih utara adalah tujuan yang hampir tidak dapat dicapai. Dan hari ini kita memilikinya. Pencapaian yang luar biasa dari seluruh tim membuat optimis mengenai langkah selanjutnya,โ€ kata Jan Stejskal, direktur komunikasi dan proyek internasional di kebun binatang tempat Najin dan Fatu dilahirkan.

Untuk benar-benar mengembalikan gajah kulit putih utara, akan diperlukan lebih dari beberapa putaran keberhasilan fertilisasi in vitro. Para ilmuwan hanya memiliki dua reservoir hidup untuk telur dan telah menyimpan sperma hanya dari empat ekor badak putih utara.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: