Berkat Embrio Buatan, Badak Putih Bisa Diselamatkan dari Kepunahan

Klikhijau.com – Saat ini, hanya terdapat dua badak putih di dunia. Sudan, badak putih jantan terakhir di dunia mati 2018 lalu. Sudan mati pada usia 45 tahun di Kenya. Kematian Sudan membuat pejanta...

Berkat Embrio Buatan, Badak Putih Bisa Diselamatkan dari Kepunahan
Bacakan Artikel

Pada akhirnya, hanya dua yang matang menjadi embrio yang hidup. Keduanya diciptakan dengan telur Fatu dan sperma Suni.

Penyelamatan subspesies

Untuk membawa embrio tersebut, para ilmuwan masih harus menyempurnakan proses transfer embrio pada badak. Para peneliti juga harus menemukan satu atau dua badak yang sehat (Ceratotherium simum) untuk pembuahan.

“Lima tahun lalu, sepertinya produksi embrio badak putih utara adalah tujuan yang hampir tidak dapat dicapai. Dan hari ini kita memilikinya. Pencapaian yang luar biasa dari seluruh tim membuat optimis mengenai langkah selanjutnya,” kata Jan Stejskal, direktur komunikasi dan proyek internasional di kebun binatang tempat Najin dan Fatu dilahirkan.

Untuk benar-benar mengembalikan gajah kulit putih utara, akan diperlukan lebih dari beberapa putaran keberhasilan fertilisasi in vitro. Para ilmuwan hanya memiliki dua reservoir hidup untuk telur dan telah menyimpan sperma hanya dari empat ekor badak putih utara.

Jadi hanya menyisakan sedikit keragaman genetik untuk mengembalikan spesies yang berada diambang kepunahan ini. Tetapi, jaringan apa pun kecuali sperma dan telur, yang disimpan dari badak putih utara lainnya akan memperluas kumpulan gen menjadi 12 badak.

Para peneliti sekarang bekerja pada teknologi sel induk untuk mengubah sampel jaringan biasa ini menjadi sperma dan telur.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2