Babadotan, Gulma yang Tumbuh di Gerbang Antara

Klikhijau.com โ€“ Tangan kecil Zammil spontan memetik daun babadotan atau bandotan. Lalu menempelkannya ke kakinya yang berdarah. Sebelumnya, anak yang bahkan belum masuk Taman Kanak-Kanak (TK) itu b...

Babadotan, Gulma yang Tumbuh di Gerbang Antara
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Tangan kecil Zammil spontan memetik daun babadotan atau bandotan. Lalu menempelkannya ke kakinya yang berdarah.

Sebelumnya, anak yang bahkan belum masuk Taman Kanak-Kanak (TK) itu berlari riang ke sana kemari di tandabaca, pada suatu sore. Namun mendadak berhenti, meringis lalu menangis.

Kakinya tertusuk sesuatu hingga luka dan berdarah. Anak kecil itu bermain dengan melepas sandalnya.

Bermain dengan melepas sandal bagi anak-anak adalah hal biasa. Yang tidak biasa adalah apa yang dilakukan Zammil ketika kakinya berdarah.

[irp]

Entah pengetahuan dari mana, sehingga tangan kecilnya spontan memetik daun babadotan untuk mengobati lukanya. Gulma ini memang tumbuh subur di tandabaca, apalagi di saat musim hujan seperti sekarang.

Hanya saja cara anak itu mengobatinya masih agak keliru. Ia hanya memetik sehelai saja, lalu menempelkannya. Padahal idealnya untuk mengobati luka dan menghentikan pendarahan. Daun babadotan harus diremas hingga mengeluarkan air lalu ditetesi luka dengan airnya atau bisa langsung ditempelkan saja.

Gulma ini terlihat menarik. Memiliki bunga yang indah. Meski ย masuk ke dalam golongan gulma, namun sebenarnya tak terlalu merisaukan bagi petani. Ia mudah dicabut dan mati.

Selain itu, ia adalah gulma yang memiliki keampuhan menghentikan pendarahan dan menyembuhkan luka.

Daunnya memang memiliki sentuhan ajaib. Seperti sore itu, daun dari gulma ini juga menghentikan pendarahan di kaki Zammil, setelah saya memetiknya, meremasnya lalu menempelkannya ke kakinya yang luka.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: