Arbei, Tumbuhan Liar yang Berpotensi sebagai Tanaman Buah

 Klikhijiau.com – Jupri berhenti sejenak. Ia memetik buah tumbuhan liar yang telah memerah. Tanda telah layak untuk dikonsumsi. “Bukkere,” ujar ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kindang itu. B...

Arbei, Tumbuhan Liar yang  Berpotensi sebagai Tanaman Buah
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

 Klikhijiau.com – Jupri berhenti sejenak. Ia memetik buah tumbuhan liar yang telah memerah. Tanda telah layak untuk dikonsumsi.

“Bukkere,” ujar ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kindang itu. Buah yang berhasil dipetik kemudian langsung dimakan.

Bukkere adalah nama lokal tumbuhan  arbei gunung atau arbei hutan di Desa Kindang, Bulukumba. Tumbuhan dari  dari famili Rosaceae buahnya memang dapat dimakan.

Jupri menemukan tumbuhan itu saat kami sedang “mencari” mata air di wilayah Tappalang. Salah satu wilayah di Desa Kindang, yang terletak di sebelah baratnya.

Tappalang adalah termasuk pula Daerah Aliran Sungai (DAS) Addungan yang airnya dimanfaatkan untuk pengairan sawah masyarakat.

Untuk sampai ke mata air yang akan menyuplai air minum masyarakat. Kami harus menempuh jarak kurang lebih 2 kilometer.

Di sepanjang jalan itu, terkadang kami menemukan bukkere. Tumbuhan bernama ilmiah Rubus rosifolius ini memang termasuk tumbuhan liar. Ia tumbuh pada ketinggian kurang lebih 1000 meter di atas permukaan laut (Mdpl)

Tumbuhan ini memiliki ciri khas, ia terlihat tumbuh merambat dengan duri pada batangnya. Buahnya kecil. Saat buahnya belum matang akan berwarna hijau. Apabila telah matang maka akan berwarna merah.


Meski buahnya memiliki rasa yang enak. Terkadang diabaikan saja oleh masyarakat. Padahal jika kemarau begini dan mendapat buah ini, maka akan sangat cocok dikonsumsi. Karena mengandung banyak air. Rasa buahnya manis bercampur asam.

Tumbuhan ini berdaun majemuk. Pada tepi daunnya bergerigi. Ada bulu halus di atas dan bawah daunnya.

Arbei memiliki bunga berwarna putih, malai atau soliter. Buahnya kecil, hanya berukuran sekira 2 cm saja.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2