Antara Kagum dan Gemetar: Kisah di Balik Perjumpaan Anoa Jantan

Klikhijau.com - "Layar ponsel saya terhenti pada sebuah unggahan di Instagram. Ada dua foto anoa di sana—satu asli, satunya lagi dipercantik sentuhan AI. Namun, bukan soal teknologi itu yang membuat j...

Antara Kagum dan Gemetar: Kisah di Balik Perjumpaan Anoa Jantan
Bacakan Artikel

[irp]

Betul saja, sebarannya hanya terbatas di hutan yang dilindungi negara seperti taman nasional, kawasan suaka alam hingga kesatuan pemangkuhan hutan. Dahulu, mamalia ini juga mudah kita jumpai di Sulawesi Selatan namun keberadaan saat ini hanya bisa dihitung jari. Perjumpaannya pun semakin sulit.

Saat ini anoa lebih sering kita peroleh informasi perjumpaannya di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara. Bahkan Sulawesi Tenggara menjadikannya anoa sebagai lambang provinsi.

Upaya konservasi memang terus dilakukan untuk menjaga satwa langka ini.

Namun di sisi lain, ada banyak kejahatan yang terjadi terhadap kerbau cebol ini. Perburuan liar dan pengrusakan habitatnya terus terjadi.

[irp]

Perburuan terhadap satwa karismatik Sulawesi ini terus terjadi untuk mereka peroleh dagingnya. Beberapa kasus juga terjadi dengan niat untuk memeliharanya terutama oleh kalangan pejabat. Namun tak kalah dahsyatnya, pengrusakan hutan yang menjadi rumah baginya adalah salah satu penyebab terbesarnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: