Ani Yudhoyono dan Bakti Cintanya pada Lingkungan yang Selalu Terkenang

Klikhijau.com - Indonesia berduka, tepat di hari kesaktian Pancasila, Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono tutup usia saat menjalani perawatan  kanker darah di National University Hospital (NUH) Singapura,...

Ani Yudhoyono dan Bakti Cintanya pada Lingkungan yang Selalu Terkenang
Bacakan Artikel

Lalu, pada Januari 2018 silam saat cucu ke empatnya lahir, Ani Yudhoyono menanam sendiri ari-ari cucunya di pekarangan rumah. Di atas ari-ari itu, Ibu Ani menanam pohon rambutan dan kelapa gading. Baginya, menjaga lingkungan dengan menanam pohon dan tidak merusaknya merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya  banjir dan musibah lainnya.

Kepada perempuan Indonesia, Ani Yudhoyono senantiasa berpesan agar membudayakan menanam pohon setiap momen melahirkan anak. Menurut Ibu Ani, menanam sebagai penanda kelahiran adalah cara mengajarkan pada generasi agar mencintai pohon sedini mungkin demi melestarikan lingkungan.

[irp posts="5103" name="Kisah Tini, Perempuan Tuna Netra Penjaga Owa Jawa di Hutan Lekong"]

Selama 2007 silam, Ani Yudhoyono sangat getol mendampingi SBY dalam berbagai program menanam pohon di berbagai daerah. Keluarga besar Kete Kesu, Tana Toraja tentu masih terkenang kisah menggembirakan 2014 silam saat Ibu Ani berkunjung ke sana dan menanam sebuah pohon nangkada’.

Pohon itu kini akan jadi prasasti dan selalu dikenang sepanjang masa. Sang ibu negara menitip pesan istimewa pada kita semua: agar memilih pohon-pohon yang juga berfungsi sebagai bahan pangan agar sekaligus dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas pangan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: