Klikhijau.com – Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sosiologi Universitas Negeri Makassar (UNM) kini memulai petualangan baru di dunia profesional. Mereka adalah Maulan Istigfary dan Muh. Noer Faiz, yang memilih Klikhijau sebagai tempat magang dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri.
Keputusan ini bukan tanpa alasan; keduanya memiliki minat mendalam pada isu-isu lingkungan dan berharap dapat memperkaya pengetahuan mereka tentang sosiologi lingkungan secara praktis.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dari Prodi Sosiologi UNM, Bahrul Amsal, secara langsung mengantar kedua mahasiswa tersebut untuk memulai program magang mereka.
Kehadiran Bahrul tidak sekadar seremonial, tetapi juga sebagai bentuk dukungan penuh dari pihak universitas terhadap eksplorasi akademis mahasiswa di luar kampus.
Bahrul menjelaskan bahwa program magang ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk terlibat lebih intensif dalam kegiatan Klikhijau, yang telah menjalin kemitraan dengan Prodi Sosiologi UNM selama hampir lima tahun.
“Melalui magang ini, mahasiswa dapat lebih banyak terlibat secara intensif di tempat magang yang mereka pilih. Selain itu, ini juga menjadi kesempatan bagi adik-adik peserta magang untuk lebih mengenal Klikhijau sebagai mitra yang selama ini sudah menopang kerja sama selama hampir kurang lebih lima tahun,” ujar Bahrul.
Menjadi Mahasiswa Pengorganisir
Ia menambahkan bahwa hubungan kemitraan yang terjalin erat ini telah menghasilkan beberapa alumni.
Bahrul mengenang bagaimana beberapa mahasiswa yang magang di Klikhijau ikut serta aktif dalam mengadvokasi isu-isu lingkungan.
“Hampir semua program yang nanti teman-teman akan jalani itu akan bersentuhan dan beririsan langsung dengan problem-problem lingkungan,” tambahnya, menggambarkan bahwa pengalaman yang akan didapat Maulan dan Faiz akan sangat relevan dengan bidang studi mereka.
Lebih jauh, memberikan gambaran konkret tentang jenis kegiatan yang akan mereka hadapi, jauh dari sekadar tugas administratif.
“Kemarin ada beberapa program sebagai gambaran, penanaman mangrove atau ada camping tertentu agar adik-adik tahu bahwa Klikhijau itu tidak sama seperti tempat magang yang lain. Kalau yang lain mungkin lebih menonjol kegiatan administratifnya,” jelasnya.
Menurut Bahrul, keunggulan magang di Klikhijau terletak pada kesempatan untuk mengasah beragam kemampuan non-akademis yang sering kali sulit ditemukan di lingkungan kampus.
“Kalau di sini (Klikhijau) lebih banyak meng-upgrade kemampuan komunikasi teman-teman, kemampuan literasi, kemampuan problem solving, dan kemampuan mengorganisir suatu kegiatan yang mungkin teman-teman magang belum menemukan di kampus selama ini,” papar Bahrul.
Keterampilan ini, menurutnya, adalah bekal penting yang akan sangat berguna setelah mereka lulus.
Di sisi lain, Direktur Klikhijau, Anis Kurniawan, menyambut hangat kedatangan Maulan dan Faiz. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Prodi Sosiologi UNM atas kepercayaan yang terus-menerus diberikan kepada Klikhijau.
“Tentu apresiasi yang luar biasa kepada Sosiologi UNM yang secara konsisten mempercayakan kami menjadi mitra dalam melaksanakan Magang Mandiri,” ujar Anis.
Anis melihat magang ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara dunia akademis dan praktisi. Klikhijau, yang fokus pada advokasi dan aksi nyata di bidang lingkungan, merasa bangga bisa menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam realitas sosial.
Keterlibatan mahasiswa dalam program-program Klikhijau, seperti kampanye edukasi, penanaman pohon, atau kegiatan workshop, tidak hanya memberikan pengalaman praktis tetapi juga membantu Klikhijau dalam menjalankan misinya.
Maulan Istigfary dan Muh. Noer Faiz sendiri mengaku sangat antusias. Mereka berharap dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari tim Klikhijau, tidak hanya seputar isu lingkungan tetapi juga bagaimana mengaplikasikan pendekatan sosiologis dalam memecahkan masalah-masalah tersebut.
Mereka berencana untuk aktif terlibat dalam setiap kegiatan dan berkontribusi secara maksimal, sesuai dengan minat mereka pada sosiologi lingkungan.
Program magang ini tidak hanya menguntungkan mahasiswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara UNM dan Klikhijau. UNM mendapat mitra yang terpercaya untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswanya, sementara Klikhijau mendapat energi baru dari para mahasiswa yang bersemangat untuk belajar dan berkontribusi.
Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan.
Magang Maulan dan Faiz di Klikhijau menjadi contoh nyata bagaimana program MBKM dapat menciptakan jembatan antara teori dan praktik, serta menyiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja yang kompleks, terutama dalam isu-isu krusial seperti lingkungan.








