3 Siswa SMA Islam Athirah Meretas Mimpi Melalui Tisu Eceng Gondok

Klikhijau.com โ€“ Hujan masih merintik ketika saya membuka pagar rumah. Janji telah dibuat, tak ada alasan untuk kembali menutup pagar dari dalam. Saya mengendarai Ebita (nama motor saya) menuju Jala...

3 Siswa SMA Islam Athirah Meretas Mimpi Melalui Tisu Eceng Gondok
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Hujan masih merintik ketika saya membuka pagar rumah. Janji telah dibuat, tak ada alasan untuk kembali menutup pagar dari dalam.

Saya mengendarai Ebita (nama motor saya) menuju Jalan Kajaolalido di mana SMA Islam Athirah berdiri. Menerabas hujan bukanlah perkara sulit, saya menyukai hujan.

Saya menanyai empat orang sebelum sampai ke tujuan di lantai 7, di mana ruang kepala sekolah berada. Suara riuh khas anak sekolah menyambut saya.

Apalagi saya datang di hari Rabu, 19 Februari 2020. Hari di mana guru dan siswa SMA Islam Athirah berpakian bebas, tapi sopan. Saya mengira tak ada aktivitas belajar sebab tak ada yang berpakian seragam sekolah pun demikian dengan di sana.

[irp]

Di depan ruangan kepala sekolah saya berdiri cukup lama, di dalam sedang berlangsung rapat. Saya tak ingin membuat mereka โ€œjantunganโ€ dengan tetiba ada tamu asing menerobos masuk.

Beruntung seorang lelaki berpakaian kaos oblong warna cokelat keluar menyambut saya, namanya Tawakkkal Kahar, ia kepala SMA Athirah.

โ€œRapatnya sudah selesai,โ€ katanya

Saya menyusulnya masuk ke ruangannya, tapi tak lama. โ€œSebaiknya kita ngobrol di BI,โ€ ajaknya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: