11 Fakta Menarik Buaya Muara yang Dilepasliarkan di TN Way Kambas

Klikhijau.com - Sebanyak enam ekor buaya muara (Crocodylus porosus) dilepasliarkan di Sungai Way Kanan, Taman Nasional  Way Kambas. Proses pelepasliaran buaya muara tersebut dipimpin langsung oleh...

11 Fakta Menarik Buaya Muara yang Dilepasliarkan di TN Way Kambas
Bacakan Artikel

[irp]



  •  Reptil terbesar di dunia



Buaya ini memiliki pajangn tubuh, termasuk  ekor bisa mencapai  4,5 sampai 5,5 meter hingga lebih dari 6 meter. Bobotnya bisa mencapai lebih dari 1000 kg. Buaya ini aktif di malam hari.

World Atlas bahkan menyebut bahwa hewan ini merupakan reptil terbesar di bumi saat ini. Situs itu juga menjelaskan bahwa buaya air asin juga merupakan predator terbesar di darat dan tepi pantai.



  • Memangsa apa saja



Buaya muara sangat berbahaya jika telah dewasa, ia bisa memangsa apa saja, termasuk manusia. Ia termasuk  predator oportunistik, dengan fleksibilitas penyesuaian makanan tergantung makanan yang tersedia.

Ia memiliki  sifat ganas dan agresif, namun bisa tetap hidup dengan ketersediaan makanan yang sangat sedikit.



  • Hidup di segala jenis air



Hal yang mengagumkan dari reptil ini, ia bisa hidup diberbagai jenis air. Baik di air  air payau,  air tawar hingga air asin.

Saat musim kemarau tiba, mereka pindah ke muara dan danau, kadang-kadang juga menjelajah ke laut. Ketika musim hujan, mereka biasanya menghabiskan waktunya di sungai dan rawa air tawar.

[irp]



  • Pandai mengintai



Jika sedang menarget mangsanya, buaya muara menjadi pengintai yang lihai. Ia akan diam di bawah air dengan sabar. Menunggu waktu yang tepat untuk menerkam mangsanya.

Serangannya tersebut dikenal dengan nama  gulungan kematian. Itu karena setelah menerkam mangsanya akan diseret secepatnya ke dalam air.



  • Tidur dengan satu mata terbuka



Bahkan saat tidur sekalipun, buaya ini tetap berbahaya. Sebab tidak semua matanya tertutup, sewaktu-waktu bisa terjaga dengan cepat.

Sistem saraf pusat yang kompleks membuat mata kanan tetap terbuka ketika sisi kiri otak terjaga, dan sebaliknya



  •  Mampu bertahan lama dalam air



Keistimewaan lain dari reptil ini, ia mampu terendam lama dalam air hingga lebih dari 1 jam lamanya. Itu karena kemampuannya mengurangi detak jantungnya menjadi 2 hingga 3 detak saja per menit.


  • Membuka mulut dalam air



Buaya ini mampu membuka mulut di bawah air tanpa tenggelam. Itu dikarenakan  buaya ini  memiliki katup khusus di bagian bawah mulut yang dapat menghentikan air masuk ke tenggorokan.

Buaya masih dapat menggigit mangsanya di bawah air dengan membuka mulutnya. Bahkan, sebagian besar serangan buaya terjadi dengan cara ini.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: