Wulan Saputri, Perempuan dan Sebuah Pesan dari Gunung

Klikhijau.com - Apakah perempuan itu memang lemah? Tidak! Jutaan perempuan di mana-mana dari dulu hingga sekarang telah membuktikan ketangguhannya. Kartini satu diantaranya yang menginspirasi perempua...

Wulan Saputri, Perempuan dan Sebuah Pesan dari Gunung
Bacakan Artikel

[irp posts="4067" name="Freesia, Perempuan yang Memaknai Segunung Filosofi Mendaki Gunung"]

Menurut perempuan kelahiran Pandeglang 18 tahun lalu ini, dari mendaki, ia benar-benar semakin paham makna perjuangan. Betapa perjuangan memerlukan tekad, kerja keras dan kesungguhan.

"Perempuan Indonesia harus berjuang, sebagaimana Kartini dahulu," katanya. Sejak aktif sebagai pendaki, Wulan telah menjelajahi ketinggian beberapa gunung seperti Gunung salak, Puncak Mossa, Panorama Pasir tengah, Gunung Pulosari, Gunung Prau, Gunung Karang dan banyak lagi.

Bagi Wulan, nikmatnya mendaki itu karena suka dukanya yang selalu pantas dikenang. "Suka-nya adalah ketika melihat keindahan alam di atas ketinggian, bercanda tawa bersama teman-teman walaupun kadang baru kenal, sikap tanggung jawab dan saling menolong antar teman. Duka-nya yah seketika ada teman yang egois, jatuh ditrek, kehabisan air, kelaparan, kena badai, hujan dan petir, atau tersesat," jawabnya berbagi pengalaman.

Dari gunung, Wulan berpesan pada perempuan khususnya: semoga ke depannya laki-laki bisa lebih menghargai perempuan dan tidak menyepelekan perempuan apalagi menyebut perempuan itu lemah.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: