Tragedi Longsoran Sampah di TPAS Galuga, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun

Klikhijau.com - Longsoran sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor merupakan tragedi yang menyentak dunia persampahan tanah air. Insiden tragis i...

Tragedi Longsoran Sampah di TPAS Galuga, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Longsoran sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor merupakan tragedi yang menyentak dunia persampahan tanah air. Insiden tragis itu terjadi pada Senin pagi, 11 Agustus 2025, sekitar pukul 08.00–08.30 WIB.

Tragedi di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mengingatkan tragedi di TPA Leuwigajah Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005.

TPA Leuwigajah di Cimahi, Jawa Barat mengalami longsoran sampah besar setelah hujan deras. Gunungan sampah setinggi sekitar 60 m dan panjang 200 m runtuh menimpa pemukiman warga, menewaskan antara 143 hingga 157 orang.

Tragedi ini disebabkan oleh pengelolaan terbuka (open dumping), akumulasi gas metana, serta desain tumpukan yang sangat curam dan tidak stabil.

[irp]

Peristiwa ini menjadi momentum penting dalam mengingatkan pentingnya manajemen sampah yang aman dan berkelanjutan, hingga kemudian diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) setiap 21 Februari.

Kini, peristiwa serupa menerjang TPAS Galuga Bogor menelan korban, seorang operator alat berat, Agus Haris Mulyana (49), yang merupakan PNS Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. Korban tertimbun longsoran sampah ketika tengah meratakan gunungan sampah menggunakan ekskavator atau backhoe.

Tumpukan itu tiba-tiba amblas dan alat berat yang dikendarainya masuk ke dalam material, menimpa dan menyebabkan luka fatal pada kepala serta perut. Korban kemudian dinyatakan meninggal di lokasi dan dievakuasi ke RSUD Leuwiliang

Rekan kerja korban menyaksikan jebakan longsor saat alat berat dan operatornya terperosok.

Sebab hujan yang menderas

Atas peristiwa tersebut, Kapolsek Cibungbulang, Kompol Heri Hermawan berujar bahwa bulldozer atau ekskavator masuk ke dalam tumpukan sampah dan tertutup.

Hujan deras yang mengguyur kawasan sejak Minggu malam membuat struktur tumpukan sampah tak stabil, memicu longsor.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2