Tandabaca, Sepotong Surga yang Diletakkan di Desa Kindang

Klikhijau.com - Jika dari Kota Bulukumba dan kamu bergerak ke arah barat. Kamu akan temukan satu desa, namanya Desa Kindang. Mata pencaharian penduduknya didominasi oleh petani. Ada dua komoditi unggu...

Tandabaca, Sepotong Surga yang Diletakkan di Desa Kindang
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Jika dari Kota Bulukumba dan kamu bergerak ke arah barat. Kamu akan temukan satu desa, namanya Desa Kindang. Mata pencaharian penduduknya didominasi oleh petani. Ada dua komoditi unggulan yang selalu dinantikan masa panennya, kopi dan cengkeh.

Sebagai daerah yang berada di ketinggian, Desa Kindang dikarunia alam yang subur dan indah, sehingga sangat menarik dikunjungi.

Sayangnya sebagai desa dengan karunia keindahan alam, potensi wisatanya belum dilirik. Karena itulah, pada tahun 2019 lalu, saya berinisiatif menggarap tempat wisata, yang dinamai Tandabaca.

Iya, kamu tidak salah baca, tulisan itu memang bersambung. Tidak terpisah seperti seharusnya jika merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang harusnya tanda baru spasi kemudian tulisan baca.


Tandabaca yang ini memang bukan tanda baca yang ada dalam tulisan. Tapi, sebuah nama tempat wisata yang terletak di Dusun Sapayya, Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Letaknya berada di atas bukit dengan ketinggian 900 di atas permukaan laut (mdpl)

Tempat ini disiapkan sebagai ruang publik, ruang jeda, dan ruang tetirah dari beragam keruwetan pikiran dan kesibukan.

Di tempat ini, kamu tidak hanya disuguhi pemandangan eksotis dan hawa segar khas pedesaan, tetapi juga kamu bisa merasakan sensasi membaca buku di alam terbuka. Karena Tandabaca juga didesain menjadi perpustakaan alam yang dipenuhi buku-buku.

Membaca di alam terbuka tentu akan menjadi pengalaman tidak terlupakan. Penuh sensasi dengan embusan angin sepoi yang merayu manja.

Berbelanja dengan berbayar sampah

Jika kamu berkunjung, ada hal menarik lainnya yang bisa kamu dapati, selain buku dan pemandangan yang eksotis. Kamu juga bisa menikmati aneka ragam jajanan, mulai dari sarabba, cendol hingga kripik pisang.

Semua jajanan yang disiapkan di Tandabaca bisa kamu bayar dengan sampah. Tentu tidak semua jenis sampah, hanya sampah yang bisa didaur ulang untuk mengurangi pencemarannya di lingkungan.

Hal lain sedang digarap adalah menyediakan laptop bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengerjakan tugasnya tanpa dipungut biaya, syaratnya hanya satu membawa sampah minimal 1 kilogram.

Alasan nama Tandabaca

Beragam pertanyaan kerap tiba, kenapa harus namanya Tandabaca? Dan saya tidak memiliki jawabannya. Saya hanya suka dengan kata itu, sebuah rem untuk berhenti ketika membaca. Memberi kita kesempatan menarik napas untuk melanjutkan bacaan atau berhenti. Tandabaca adalah penegasan.

Keberadaan Tandabaca, tidak hanya perihal ruang jeda ketika membaca saja, tapi juga ada dalam kehidupan. Tandabaca bisa diartikan sederhana sebagai pengingat untuk tidak rakus, untuk berhenti.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2