Minum Kopi di Awan
Mengira Bumi aku selalu menganggapmu bumi, tempat tumbuh segala kehidupan. tempat pulang semua bebijian. ke mana pun langkahku menuju. kehidupanla...
Klikhijau.com merupakan media nasional berbasis online yang concern pada isu lingkungan, kehutanan dan gaya hidup ramah lingkungan. Selain menerbitkan artikel dan liputan, Klikhijau juga aktif dalam program edukasi dan pendampingan dalam upaya menguatkan literasi lingkungan dalam masyarakat.
Mengira Bumi aku selalu menganggapmu bumi, tempat tumbuh segala kehidupan. tempat pulang semua bebijian. ke mana pun langkahku menuju. kehidupanla...
Mencari Longsor di Mata Ayah hujan tak mengizinkan keluar rumah. mereka berdiri di depan pintu jadi tombak ayah gelisah, kopi sedang memerah rindu...
Cinta Ini Pohon-Pohon cinta ini pohon-pohon. serap polusi udara yang akan kau hirup. agar paru-parumu jadi lahan subur. tempat bertunas segala kasih...
Beburung di Matamu apakah burung-burung di kotamu masih bertengger di ranting pohon membuat sarang dari rerumputan atau hanya bertengger di atap ru...
Pohon dalam Lukisan malam tiba dan semua kembali jadi semula jangkrik di sekitar rumah bernyanyi fals ingatan kembali pada lampau cengkeh depan rumah tela...
Nama Lain dari Puisi Puisi adalah nama lain dari ketidak-berdayaan Nama lain dari hutan babatan Ladang ilalang dan juga nama lain dari tetes air di...
Klikhijau.com – Wiji Thukul menghilang entah ke mana pada tahun 1998. Lelaki yang lahir pada 26 Agustus 1963 itu dikenal sebagai penyair dan juga aktivis. Ia...
Riwayat Pohon-Pohon Dalam dua bola mata kecil kanak-kanakmu Pepohonan meriwayatkan dirinya Tentang kejayaan masa lalu Dan umur panjang Manusia...
Dari Mana ke Mana? dari mana sampah-sampah itu berasal? pertanyaan konyol itu terusa saja terulang di kepala mendobrak-dobrak ke mana ia akan pe...
Sebab Angin Tak Mengenal Wangi Tubuhmu Angin bulan Desember biasanya bertiup agak kencang, katamu sembari mengalungkan tanganmu di pundakku. Bulan...
Pada Lorong di Kotamu aku jadi lupa lorong-lorong di kotamu lupa berapa detik lampu merah akan berubah hijau aku telah berubah asing pada kamu...
Di Gelas Teh Mana Kita Minum Kelak segelas teh menunggu di ruang tamu roti maros menanti kau cicipi ada aroma kampung halaman semalam puisi berc...