Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Sastra Hijau

Beburung di Matamu

Beburung di Matamu   apakah burung-burung di kotamu masih bertengger di ranting pohon membuat sarang dari rerumputan atau hanya bertengger di atap rumah dengan sarang dari serakan sampah?...

Oleh Irhyl R Makkatutu 14 Oct 2023 02:03 2 menit baca

Beburung di Matamu

  apakah burung-burung di kotamu masih bertengger di ranting pohon membuat sarang dari rerumputan atau hanya bertengger di atap rumah dengan sarang dari serakan sampah? telah lama rasanya aku tak ke kotamu kenangan barangkali telah memudar ---kenangan kita di bawah pohon beringin tua itu… yang telah ditebang untuk parkiran motor semalam kulihat storimu gerah memanja dalam kamarmu yang mungil padahal kipas angin turbo terus saja mencuri angin dari asap batu bara saat beringin tua itu masih ada saat burung-burung berumah di sana kau kerap melarikan diri bernaung di bawahnya sambil membaca buku Kho Ping Hoo dan mendengar lagu malaysia ke mana burung-burung itu bertengger kini apakah di matamu ngantukmu? 2023 [irp]

Api di Halaman

  asap rokok mengembus manja dari bibirmu yang hitam. usiri kantuk pagi pada mata sunyimu kau menatap keluar jendela. tembus ke halaman, di mana pohon cengkeh gugurkan daunnya di halaman, kau melihat ayah bermain layang-layang. kembali pada masa kecilnya yang pekat kau berjalan ke halaman. rokok mengatup di bibirmu. ayah tak lagi di halaman, telah hilang ke langit jadi awan rokok dari bibirmu terjatuh sendiri. mendarat lembut pada daun cengkeh kering kau terus melangkah mencari ayah rokok yang jatuh itu, memercikkan api lalu, api menari di belakangmu jilati layang-layang ayah dan rambutmu yang mulai gonrong Oktober 2023 [irp]

Ayah dan Aliran Air

  di halaman rumah, ibu sedang menanam bawang. angin kemarau mengirim debu ke matanya dihapusnya debu itu dengan ujung dasternya ibu berjalan ke dalam rumah. ditinggalkannya tanaman bawang itu saat melintas di depan tv. debu dari matanya menghilang ibu lototi tv 21 inci itu seorang menteri berompi orange melambai padanya ayah datang menggerutu dari kamar mandi air tak mengalir, katanya ibu menatap ayah sejak hutan digunduli, katanya lagi kenapa? tanya ibu menteri berompi orange terus melambai padanya air berhenti mengalir, jawab ayah diabaikannya menteri berompi orange itu mata ayah terlihat memercik api 2023 [irp]

Sawah Cemas

  sawah mengering cemas airnya berpindah ke mata memerihkan pedih belut sawah mati terpanggang baunya mengepung hidung seorang tua terisak di pematang sawahnya burung pipit terbang menjauh padi menguning lebih awal tak ada buah tak ada lagi ilmu padi itu “semakin berisi semakin menunduk” berbulan-bulan setelah sawah tak berair seorang pejabat datang menimbuninya lalu menanaminya beton 2023 [irp]
Topik terkait
#puisi lingkungan #puisi dan ekologis #burung #puisi berdiksi alam #pohon beringin