Sinopsis Film Semesta, Kisah dari 7 Tokoh Inspirasi Lingkungan

Klikhijau.com โ€“ Film dokumenter Semesta tayang perdana di awal tahun 2020. Anda yang belum menontonnya, tentu perlu membaca sinopsis film Semesta. Setidaknya menjadi referensi awal sebelum menonton fi...

Sinopsis Film Semesta, Kisah dari 7 Tokoh Inspirasi Lingkungan
Bacakan Artikel

Menurut Tjokorda, nyepi memberi pesan tentang perlunya keharmonisan antara manusia dan alam semesta. Manusia membutuhkan alam dan karenanya manusia harus member cinta pada alam.

2. Agustinus Pius Inam

Agustinus adalah seorang warga di pedalaman Kalimantan Barat yang bertugas sebagai kepala dusun. Ia dan komunitasnya berjuang keras dengan hati menjaga hutan dengan tidak merusaknya. Agustinus menjaga tradisi turun-temurun moyangnya bahwa manusia tidak boleh serakah pada hutan, sebab itu akan menimbulkan bencana bagi manusia sendiri.

Bagi Agustinus dan masyarakat adat di Dusun Sungai Utik, tanah adalah ibu, sedangkan air adalah darah. Keduanya harus dirawat dan dijaga oleh manusia demi keberlanjutan.

[irp]

3. Romo Marselus Hasan

Sebagai seorang tokoh agama, Romo Marselus Hasan tidak sekadar ingin berdiam di gereja. Ia aktif berpikir dan terlibat dalam memikirkan bagaimana permasalahan lingkungan yang dihadapi warga.

Marselus Hasan adalah pemimpin agama Katolik di Bea Muring, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai daerah pedalaman, kampung Bea Muring tidak dialiri listrik, sehingga masyarakat memakai generator. Romo Marselus secara mandiri menginisiasi pembangunan pembangkit listrik tenaga mikrohidro demi mengurangi emisi berbahaya yang keluar dari generator.

Berkat semangat kegotong-royongan yang dibangun, mereka berhasil memakai listrik dengan energi terbarukan yakni mikrohidro.

4. Almina Kacili

Almina Kacili, seorang perempuan dari Raja Ampat yang ingin mengangkat harkat dan martabat perempuan di kampungnya. Almina adalah kepala kelompok wanita gereja di Kapatcol Papua Barat yang mendorong upaya penyeimbangan alam melalui Sasi.

Sasi adalah sebuah tradisi yang dilakukan demi melindungi wilayahnya dari eksploitasi berlebihan dan illegal. Sasi dilakukan dengan menggabungkan antara konsensus bersama, budaya dan dorongan agama untuk member kesempatan perkembangan sumber daya alam khususnya di laut.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: