Sering Kurang Tidur? Ini Dampaknya, Poin Terakhir Paling Berbahaya

Klikhijau.com - Tidak sedikit orang yang sering mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur, khususnya insomnia, sudah menjadi hal yang umum terjadi pada masyarakat modern. Hal ini dipicu oleh gaya hi...

Sering Kurang Tidur? Ini Dampaknya, Poin Terakhir Paling Berbahaya
Bacakan Artikel

Faktanya, insomnia seringkali merupakan salah satu gejala depresi pertama. Kurang tidur sering memperburuk gejala depresi yang dapat membuat Anda lebih sulit untuk tertidur.

Selain depresi, gangguan kesehatan mental yang timbul akibat insomnia dapat berupa kecemasan, kebingungan, dan frustasi.

Gangguan sistem kekebalan tubuh

Saat tidur, tubuh kita akan memproduksi sitokin. Sitokin merupakan protein-protein yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh.

Sitokin berfungsi untuk membantu tubuh melawan infeksi, peradangan, dan stres.

Jika kurang tidur, maka sitokin akan diproduksi lebih sedikit.

[irp posts="6471" name="Berpikir Positif, Cara Sederhana dan Murah Perpanjang Usia?"]

Kurang tidur akan menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh dalam menyerang atau melawan infeksi.

Sehingga dapat menyebabkan proses pemulihan tubuh atau proses penyembuhan secara alami menjadi terhambat.

Risiko kematian

Mengalami insomnia dapat mempersingkat harapan hidup Anda. Sebuah analisis dari 16 studi yang mencakup lebih dari 1 juta peserta dan 112.566 kematian melihat korelasi antara durasi tidur dan kematian.

Mereka menemukan bahwa tidur yang kurang meningkatkan risiko kematian sebesar 12 persen, dibandingkan dengan mereka yang memiliki waktu tujuh hingga delapan jam per malam.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: