Sering Kurang Tidur? Ini Dampaknya, Poin Terakhir Paling Berbahaya

Klikhijau.com - Tidak sedikit orang yang sering mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur, khususnya insomnia, sudah menjadi hal yang umum terjadi pada masyarakat modern. Hal ini dipicu oleh gaya hi...

Sering Kurang Tidur? Ini Dampaknya, Poin Terakhir Paling Berbahaya
Bacakan Artikel

Beberapa riset menunjukkan bahwa pola tidur kita berpengaruh pada kadar gula darah, hormon yang mengontrol nafsu makan, bahkan persepsi otak akan makanan berkalori tinggi.

Jika kurang, dapat mengakibatkan terganggunya keseimbangan dua hormon penting, yakni leptin dan ghrelin yang berfungsi mengontrol selera makan.

Mempengaruhi kesehatan jantung

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature menunjukkan bahwa orang-orang dengan narkolepsi memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Pusat Biologi Sistem Rumah Sakit Umum Massachusetts, Amerika Serikat dikutip dari Liputan6.com.

Narkolepsi adalah suatu bentuk gangguan saraf yang memengaruhi kemampuan otak untuk mengatur siklus bangun-tidur seseorang.

Selain itu, Kemal Al Fajar di laman Hellosehat.com, menuliskan bahwa para peneliti yakin, tidur yang tidak teratur tersebut berdampak pada proses inflamasi pembuluh dari akibat meningkatnya tekanan darah dan detak jantung.

[irp posts="5826" name="10 Manfaat Joging: Dari Mengurangi Stres Hingga Merawat Gairah Seksual"]

Jika berlangsung dalam waktu yang lama secara berturut-turut dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap kesehatan jantung.

Gangguan kesehatan mental

Seiring waktu, kurang dan gangguan tidur dapat berkontribusi pada gejala depresi. Gangguan yang paling umum, insomnia, memiliki hubungan terkuat dengan depresi.

Dalam sebuah penelitian di tahun 2007 terhadap 10.000 orang, mereka yang menderita insomnia lima kali lebih mungkin untuk mengalami depresi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: