Sering Kurang Tidur? Ini Dampaknya, Poin Terakhir Paling Berbahaya

Klikhijau.com - Tidak sedikit orang yang sering mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur, khususnya insomnia, sudah menjadi hal yang umum terjadi pada masyarakat modern. Hal ini dipicu oleh gaya hi...

Sering Kurang Tidur? Ini Dampaknya, Poin Terakhir Paling Berbahaya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Tidak sedikit orang yang sering mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur, khususnya insomnia, sudah menjadi hal yang umum terjadi pada masyarakat modern.

Hal ini dipicu oleh gaya hidup yang sibuk, stres serta berkembangnya produk elektronik yang berujung kurang tidur.

Kurang tidur memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan dalam jangka panjang dan pendek.

Beberapa penelitian dikutip dari Lifesyle.okezone.com, menyatakan bahwa perbandingan kualitas tidur dengan kuantitasnya memiliki pengaruh yang lebih besar pada kualitas hidup dan fungsi tubuh pada siang hari.

Apa saja dampaknya? Berikut rangkuman dari beberapa sumber!

Menyebabkan obesitas dan diabetes

Seperti tertulis di laman Liputan6.com, Edward Yong, seorang konsultan kesehatan menyebutkan bahwa insomnia membawa dampak serius pada kesehatan fisik.

Hal ini dapat memicu peningkatan nafsu makan yang menyebabkan obesitas dan diabetes.

Sementara itu, menurut penelitian yang dikutip dari Kompas.com, mengungkapkan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

Beberapa riset menunjukkan bahwa pola tidur kita berpengaruh pada kadar gula darah, hormon yang mengontrol nafsu makan, bahkan persepsi otak akan makanan berkalori tinggi.

Jika kurang, dapat mengakibatkan terganggunya keseimbangan dua hormon penting, yakni leptin dan ghrelin yang berfungsi mengontrol selera makan.

Mempengaruhi kesehatan jantung

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature menunjukkan bahwa orang-orang dengan narkolepsi memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2