Mudah Diterapkan, Ini 7 Tips Sederhana Diet Sampah di Momen Idul Adha 2026

Klikhijau.com – Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban merupakan momen berbagi rezeki dan melaksanakan ibadah kurban. Selain itu, juga adalah pintu gerbang untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap lin...

Mudah Diterapkan, Ini 7 Tips Sederhana Diet Sampah di Momen Idul Adha 2026
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban merupakan momen berbagi rezeki dan melaksanakan ibadah kurban. Selain itu, juga adalah pintu gerbang untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan.

Ada satu hal menarik dan menakjubkan saat Idul Adha, yakni  penyembelihan dan pembagian daging kurban. Pada momen berikutnya jamuan makan bersama dengan keluarga dan teman selalu jadi warna yang tak terpisahkan.

Namun,  setiap momen perayaan selalu pula meninggalkan tumpukan sampah yang cukup besar. Apalagi jika  tidak dikelola dengan baik. Mulai dari plastik pembungkus, peralatan makan sekali pakai, hingga limbah organik, semuanya bisa menjadi beban bagi lingkungan dan mengganggu kebersihan dan kesehatan.

[irp]

Karenanya, Idul Adha juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk menerapkan gaya hidup "diet sampah" atau mengurangi timbulan sampah agar bumi tetap bersih dan sehat.

Agar momen Idul Kurban semakin berharga, indah, dan  ramah lingkungan, berikut adalah 7 langkah sederhana yang bisa sahabat hijau dan keluarga terapkan:



  • Membawa wadah sendiri dari rumah



Membawa wadah sendiri dari rumah bukanlah aib. Sahabat hijau bisa menjadikan kebiasaan membawa kotak makanan atau wadah sendiri saat hendak mengambil bagian daging kurban. Dengan cara ini, sahabat hijau tidak perlu meminta bungkus tambahan, sehingga sampah kemasan bisa berkurang drastis sejak awal.


  • Mengganti plastik pembungkus daging



Banyak orang masih menggunakan plastik untuk membungkus daging. Tahun ini, cobalah gunakan wadah dari bahan alami seperti besek bambu, daun pisang, atau wadah kain dan kotak makanan yang bisa dipakai ulang. Hindari penggunaan kantong plastik sekali pakai saat menerima atau membagikan daging kurban.

[irp]



  • Memisahkan sampah sejak sumbernya



Sediakan tempat sampah terpisah untuk sampah organik, plastik, kertas/kardus, dan sampah residu. Pemilahan ini sangat memudahkan proses pengolahan selanjutnya, mengurangi volume yang masuk ke tempat pembuangan akhir, dan memungkinkan sebagian sampah untuk didaur ulang.


  • Kelola limbah organik dengan benar



Pastikan sisa bagian hewan, darah, atau kotoran ditampung dan ditangani dengan layak, tidak dibuang ke sungai, selokan, atau sembarangan tempat. Sisa bahan organik yang tidak terpakai dapat dikomposkan atau ditimbun di tanah agar kembali menjadi penyubur bumi.


  • Masak dan olah daging secukupnya



Sesuaikan jumlah masakan dengan kebutuhan dan jumlah tamu agar tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Sisa makanan yang terbuang bukan hanya pemborosan rezeki, tetapi juga menjadi penyumbang sampah organik terbesar saat hari raya.

[irp]



  • Kurangi peralatan makan sekali pakai



Saat mengadakan jamuan makan atau acara syukuran, utamakan penggunaan piring, gelas, dan sendok yang bisa dicuci dan dipakai berulang kali. Jika terpaksa menggunakan sekali pakai, pilihlah bahan yang mudah terurai secara alami seperti daun atau serat alami.


  • Bersihkan lokasi kegiatan bersama-sama



Umumnya, setiap selesai suatu kegiatan, maka akan lahirlah tumpukan sampah. Nah, di momen Idul Adha tahun ini, jadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Segera bersihkan lokasi penyembelihan, tempat pembagian, dan lingkungan sekitar setelah kegiatan selesai, pastikan tidak ada sampah atau sisa barang yang tertinggal dan mengotori tempat kegiatan.

Sahabat hijau, itulah tujuh tips sederhana diet sampah di momen Hari Haya Idul Adha, semoga bermanfaat.

[irp]