Selamat Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Kita Jaga Ekosistem Indonesia

Klikhijau.com – Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan momen penting yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus. Mengapa ini penting? Peringatan HKAN memang tidaklah sepopuler hari lingkung...

Selamat Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Kita Jaga Ekosistem Indonesia
Bacakan Artikel

Pada tahun 1937 Pemerintah Hindia Belanda kemudian mendirikan lembaga konservasi bernama Natuur Bescherming Afseling Ven’s Lands Flantatuin.

Sejak itu, pemerintah Hindia-Belanda mulai aktif dalam ragam kegiatan konservasi alam. Pada proklamasi kemerdekaan  Indonesia tahun 1945, agenda konservasi alam tetap berlanjut hingga kini.

Pemerintah Indonesia melalui UU nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, mempertegas fungsi hutan menjadi 3, yakni fungsi konservasi, fungsi lindung, dan fungsi produksi. Pemanfaatan hutan untuk kepentingan ekonomi hanya bisa dilakukan di kawasan hutan lindung dan hutan produksi.

[irp]

Adapun hutan konservasi secara khusus hanya diperuntukkan dalam pelestarian ekosistem flora dan fauna Indonesia. Hutan konservasi sendiri dibagi menjadi tiga berdasarkan jenisnya, yakni hutan suaka alam, hutan pelestarian alam, dan taman buru.

Lalu bagaimana meramaikan HKAN?

Kita tentu tidak bisa meramaikan momen Hari Konservasi Alam Nasional dengan berkegiatan di lapangan. Hal ini karena bertepatan dengan masa pandemic Covid-19.

Lalu, kegiatan apa yang bisa dilakukan? Pertama, menyampaikan pada anak-anak di rumah tentang momentum hari ini dan menceritakan perihal pentingnya konservasi. Ini penting agar anak-anak dapat memaknai sejak dini pentingnya pelestarian dan perlindungan ekosistem alam.

Kedua, mengajak anak-anak menonton film-film bertema konservasi atau membaca buku-buku tentang konservasi. Dari menonton atau membaca, anak-anak akan mendapatkan inspirasi dan pengalaman baru mengenai konservasi.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: