7 Isu Lingkungan Hidup yang Masih Jadi Fokus Utama di Tahun 2022

oleh -5.067 kali dilihat
7 Isu Lingkungan Hidup yang Masih Jadi Fokus Utama di Tahun 2022
Ilustrasi - Foto/ Barroa_Artworks dari Pixabay

Klikhijau.com – Sepanjang tahun 2021 yang telah berlalu, rentetan bencana ekologis melanda Indonesia. Banjir dan tanah longsor nyaris mendominasi ribuan peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah.

Bila ditelisik lebih dalam, peristiwa bencana yang terjadi ada kaitannya dengan penurunan kualitas lingkungan seperti kerusakan hutan, tata ruang yang bermasalah hingga polusi sampah.

Untuk mendorong pemulihan dan perbaikan kualitas lingkungan kolaborasi multi-pihak sangat penting. Lalu, apa saja isu penting di sektor lingkungan hidup yang masih menjadi pekerjaan rumah di tahun 2022?

Berikut setidaknya 7 isu lingkungan yang harus jadi fokus utama di tahun 2022:

KLIK INI:  Rusak Hutan Lindung di Batam, KLHK Tangkap Komisaris PT PMB
  • Isu perubahan iklim

Isu perubahan iklim masih menjadi isu utama di tahun 2022. Peran pemerintah Indonesia sangat diperlukan dalam negosiasi di tingkat pemimpin negara dalam isu-isu adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Pada tanggal 2 September 2022, Menteri LHK akan memimpin Pertemuan Tingkat Menteri Lingkungan dan Perubahan Iklim G-20 untuk menyepakati hasil dari Kelompok Kerja dari Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability Working Group (EDM-CSWG.

G-20 juga akan menyiapkan rekomendasi kerangka pendanaan inovatif untuk mendukung pelaksanaan Nationally Determined Contribution (NDC) menuju transisi yang rendah karbon dan berketahanan iklim.

  • Isu sampah

Polusi sampah masih menjadi satu isu utama di tahun 2022. Selama pandemic Covid-19 melanda, tata kelola sampah sedikitnya mengalami penurunan. Perubahan gaya hidup juga memberi andil masih tingginya penggunaan plastik sekali pakai, sementara tak ada dukungan serius dalam penanganan sampah plastik.

KLIK INI:  Cerita Miris 2019, Jutaan Warga Sulsel Terdampak Bencana Ekologis
  • Isu bencana banjir

Tren bencana banjir pada 2021 mengalami penurunan bila dibanding tahun 2020. Namun, ada fenomena menarik yang bisa jadi pelajaran bahwa korban bencana banjir tahun 2021 jauh lebih besar dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keparahan dari bencana banjir pad 2021 cukup berat. Pada akhir tahun 2021 misalnya, cuaca ekstem yang terjadi menimbulkan banjir skala besar di sejumlah kota di Indonesia. Banjir yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Selatan pada akhir tahun 2021 ditengarai jadi banjir terbesar sepanjang masa.

  • Isu air bersih

Ketika kemarau terjadi di sejumlah daerah, ada fenomena krisis air bersih. Sumber mata air mengalami kerusakan akibat polusi sampah, praktik pertanian yang tidak ramah lingkungan dan lainnya. Di sejumlah wilayah di Indonesia, terjadi indikasi pencemaran air akibat industri dan aktivitas lainnya.

KLIK INI:  Bahaya Laten Penggunaan Styrofoam bagi Kesehatan dan Lingkungan?
  • Isu ruang terbuka hijau

Semakin minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota-kota besar tetap akan menjadi persoalan penting di tahun 2022. Situasi kota-kota besar di Indonesia yang terus membangun menyisakan satu ancaman serius yakni minimnya RTH.

Minimnya RTH di perkotaan akan berdampak pada kualitas hidup masyarakat karena minimnya sumber-sumber udara bersih. Kota-kota akan semakin gersang dan lebih tampak sebagai hutan beton.

  • Isu gaya hidup ramah lingkungan

Gaya hidup ramah lingkungan yang banyak dimotori oleh generasi milenial dan generasi Z akan menjadi pembahasan penting di tahun 2022. Kita tahu  akan semakin banyak anak muda yang prihatin dengan krisis iklim dan terus menyuarakan praktik gaya hidup ramah lingkungan demi meminimalisasi emisi gas rumah kaca dan kerusakan lingkungan.

  • Isu perdagangan satwa dilindungi

Perdagangan illegal (illegal trade) satwa liar dilindungi masih akan tetap menjadi masalah serius di tahun 2022 mendatang. Bila melihat kecenderungan dari tahun ke tahun, praktik dan modus perdagangan satwa dilindungi terus mengalami evolusi seiring kecanggihan informasi dan teknologi. Di sisi lain, pasar gelap satwa dilindungi hingga saat ini belum sepenuhnya bisa dibongkar. Para pelaku yang ditangkap tidak mewakili pemain kunci yang sebenarnya di balik maraknya illegal trade satwa liar dilindungi di Indonesia.

Itulah 7 isu krusial di sektor lingkungan hidup yang bakal jadi pekerjaan rumah di tahun 2022. Selamat tahun baru, mari tetap kolaborasi menjaga bumi!

KLIK INI:  Belajar dari Strategi Amerika Serikat Mengantisipasi Limbah Pangan