Menjauh dari Media Sosial, Mengurangi Gejala Kecemasan dan Depresi

Klikhijau.com - Media sosial (medsos) saat ini mulai lekat dalam keseharian kita. Meski tak semua di antara kita memiliki akun medsos. Namun, pengaruhnya bisa menyentuh semua kalangan. Penggunaan m...

Menjauh dari Media Sosial, Mengurangi Gejala Kecemasan dan Depresi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Media sosial (medsos) saat ini mulai lekat dalam keseharian kita. Meski tak semua di antara kita memiliki akun medsos. Namun, pengaruhnya bisa menyentuh semua kalangan.

Penggunaan media sosial telah berdampak ke semua lini kehidupan. Medsos telah banyak membawa perubahan, khususnya dalam hal interaksi.

Banyak orang telah memetik dampak positif penggunaan medsos, tak sedikit pula yang merasakan dampak negatifnya.

Dalam hal kesehatan, penggunaan medsos yang berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi kesehatan mental.

Nila Zaimatus Septiana dari IAIN Kediri, pada tahun 2021 meneliti dampak medsos pada remaja, Nila menemukan dampak negatifnya adalah dapat menyebabkan penyalahgunaan dalam pencarian informasi. Bukan hanya itu, medsos juga berakibat pada kondisi psikologis remaja atau beresiko terkena penyakit mental.

Sedangkan Asriyanti Rosmalina  dan Tia Khaerunnisa, (2021) dalam penelitiannya yang berjudul Penggunaan Media Sosial dalam Kesehatan Mental Remaja menemukan, selain dapat memberikan efek kuat bagi perilaku penggunanya.

Medsos juga dapat menimbulkan masalah pada kesehatan mental. Di antaranya adalah gangguan kecemasan dan depresi sehingga menjadikan kesehatan mental penggunanya menjadi terganggu.

Dampak medsos menurut studi baru

Apa yang diungkapkan oleh Rosmalin dan Khaerunnisa senada dengan yang ditemukan oleh  sebuah studi baru dari University of Bath.

Studi yang diterbitkan oleh jurnal Cyberpsychology Behavior and Social Networking tersebut mengemukakan, secara signifikan jeda atau menjauh dari medsos dapat meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi.

Jika kedua penelitian di atas difokuskan pada remaja, maka penelitian dari University of Bath tidak membatasi usia.

Para peneliti memeriksa efek kesehatan mental dari orang yang menjauh dari media sosial selama satu minggu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2