Mata Waktu

Mata Waktu   orang-orang sedang sibuk menghitung kartu domi di kepalanya. dan kau sibuk menyeruput kopi hitam tak bergula itu. "hidup adalah permainan domi,' begitu pikirmu di luar huja...

Mata Waktu
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Redaktur Klikhijau.com, aktif menulis buku, puisi dan menyukai kopi ditengah kesibukannya mengaktivasi taman baca masyarakat.

Mata Waktu


 

orang-orang sedang sibuk menghitung kartu domi di kepalanya. dan kau sibuk menyeruput kopi hitam tak bergula itu.

"hidup adalah permainan domi,' begitu pikirmu

di luar hujan sedang menari-nari sendiri. menampung segala polusi di daun cengkeh. sebelum mengalirkannya ke tanah. lalu ke mata waktu yang hampir pupus

double lima dan enam bertumpuk di atas meja. kehidupan berjalan cepat dan kita berhenti menghitung usia

Kindang, 12 April 2026

[irp]

Napas Polusi


 

asap rokok memenuhi ruangan
tempat kau menyandarkan harapan
kau batuk-batuk
matamu perih
sesak memenuhi dadamu
kehidupan ingin segera berhenti
tepat di depan matamu yang ngantuk itu

kau ingin berlari
lepas segala sesak di bawah pepohonan depan ruangan itu
tapi, pepohonan telah lupa cara berdaun

ia kini berubah jadi meja. tempat orang-orang membagi kartu domino
dan membakar semua rokok yang yang ada dalam saku

kau menggerutu, tapi napasmu tinggal sepenggal
dan kehidupan ingin segera berhenti
tepat saat kau hela napas yang disesaki polusi

April 2026

[irp]

Hujan Minggu


 

hujan tiba di hari minggu sore
bibirmu memutih, gigil menerkam rakus

kau ndusel ke dalam dadaku yang kurus
kubiarkan saja. tak ada hangat akan kau temukan
hanya dingin plastik direndam hujan

kau menatap mataku, tak ada teduh
pohon-pohon telah lama berpindah ke ruang tamu
mataku telah lama kemarau

hujan sore di hari minggu
hanya memejamkan debu dua atau tiga menit saja
tak ada genangan tersimpan di mataku
hanya ada retakan. gersang pada tiap sudutnya

aku lupa, hujan hanya datang sekali saja seumur hidup di hari minggu sore
selebihnya adalah doa-doa yang hilang
dalam janji
dalam pasal-pasal

April 2026

[irp]