Perasaan Optimis Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Emosional

Klikhijau.com – Perasaan optimis perlu terus dipupuk, hususnya dalam memikirkan masa depan yang masih tanda tanya. Banyak orang  pesimis mencemaskannya masa depannya. Tidak sedikit pula yang tetap opt...

Perasaan Optimis Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Emosional
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Perasaan optimis perlu terus dipupuk, hususnya dalam memikirkan masa depan yang masih tanda tanya. Banyak orang  pesimis mencemaskannya masa depannya. Tidak sedikit pula yang tetap optimis. Merasa positif dalam menghadapi masa depan yang masih teka-teki.

Pesimis dan optimis, dua sifat yang terdapat dalam diri setiap orang. Rasa pesimis cenderung membawa pada kegagalan. Dan rasa optimis cenderung membawa ke jalur kesuksesan.

Telah diketahui dengan baik bahwa stres tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Dan para peneliti berhipotesis bahwa memiliki pandangan optimis. Dapat memoderasi tingkat stres yang dialami, khususnya oleh pria yang lebih tua dalam kehidupan keseharian mereka.

Karena itu, sebaiknya yang dipupuk adalah rasa optimisme. Terutama dalam menghadapi masa depan.

[irp]

Orang yang optimis merasa lebih positif dan percaya diri tentang masa depan, atau tentang hasil yang sukses dari suatu peristiwa.

Ada sebuah studi baru yang diterbitkan yang belum lama ini  di Journals of Gerontology, Seri B, yang kemudian disiarkan di Earth. Studi itu menyelidiki hubungan antara optimisme dan penuaan yang sehat dalam kelompok 233 pria yang lebih tua.

Para pria awalnya menyelesaikan kuesioner optimisme dan kemudian, 14 tahun kemudian, mereka berpartisipasi dalam penelitian ini.

Mereka diminta untuk melaporkan stres sehari-hari dalam hidup mereka, bersama dengan suasana hati positif dan negatif mereka pada delapan malam berturut-turut, hingga tiga kali selama periode delapan tahun.

Studi ini menguji satu penjelasan yang mungkin. Menilai apakah orang yang lebih optimis menangani stres sehari-hari secara lebih konstruktif dan karenanya menikmati kesejahteraan emosional yang lebih baik,” kata penulis studi tersebut, Dr. Lewina Lee

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2