Peradaban Manusia Berpotensi Runtuh karena Perubahan Iklim

Klikhijau.com – Teror perubahan iklim belum juga berhenti. Beragam hal yang memiriskan terus saja ditemukan oleh para peneliti. Terbaru jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mempub...

Peradaban Manusia Berpotensi Runtuh karena Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Teror perubahan iklim belum juga berhenti. Beragam hal yang memiriskan terus saja ditemukan oleh para peneliti.

Terbaru jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mempublikasi temuan dari  sebuah tim ilmuwan internasional. Mereka telah mendesak untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang jalur spesifik di mana peradaban manusia berpotensi runtuh karena perubahan iklim .

Potensi runtuhnya peradaban manusia tentu menjadi kabar duka. Karena ketiadaan peradaban, akan mengkacaubalaukan kehidupan manusia itu sendiri.

Penulis utama penelitian itu, yang juga seorang ahli dalam Kependudukan dan Kesehatan Masyarakat di Universitas British Columbia, Daniel Steel mengatakan, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa perubahan iklim mengancam kelayakhunian sebagian besar  di Bumi dan bahkan peradaban itu sendiri, tetapi yang mengejutkan hanya ada sedikit penelitian tentang bagaimana keruntuhan bisa terjadi dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya

“Pemahaman yang lebih baik tentang risiko keruntuhan sangat penting untuk  etika dan kebijakan iklim,” ,” jelas Steel.

Dalam artikel mereka,  Steel dan rekan-rekannya mendefinisikan keruntuhan peradaban sebagai hilangnya kapasitas masyarakat untuk mempertahankan fungsi pemerintahan yang penting, seperti menjaga keamanan, menerapkan bentuk hukum yang adil, dan menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan atau air.

Mengenai keruntuhan peradaban manusia, para ilmuwan mengidentifikasi tiga kemungkinan scenario, yakni:



  • Runtuhnya lokasi spesifik yang rentan



Keruntuhan lokasi yang rentan akan jadi bencana tersendiri bagi peradaban manusia,


  • Runtuhnya beberapa wilayah perkotaan dan nasional



Wilayah perkotaan akan mengalami kerawanan keruntuhan. Wilayah ini akan mengalami dampak negatif terkait iklim seperti kelangkaan pangan dan air, juga udara yang tercemar.


  • Keruntuhan global



Sangat besar kemungkinan, kota-kota di seluruh dunia akan ditinggalkan, negara-negara lenyap, dan populasi dunia turun dengan cepat.

Menurut para peneliti, keruntuhan itu bukan hanya efek langsung dari perubahan iklim, seperti gelombang panas, kekeringan, atau banjir, tetapi juga mekanisme yang kurang dipelajari. Misalnya, perubahan iklim mungkin memiliki efek tidak langsung pada perdagangan dan kerja sama internasional, yang dapat menyebabkan konflik politik dan perang. Dampak tersebut dapat menurunkan kapasitas adaptif peradaban, membuat mereka lebih rentan terhadap bahaya besar lainnya, seperti pandemi.

“Bahaya yang ditimbulkan oleh perubahan iklim terhadap peradaban tidak boleh dibiarkan begitu saja untuk direnungkan oleh jurnalis, filsuf, dan pembuat film. Para ilmuwan juga memiliki tanggung jawab untuk menyelidiki ini,” Dr. Steel menyimpulkan, (Earth)

Pengertian peradaban menurut ahli

Apa sih peradaban itu? Peradaban secara umum adalah bagian dari kebudayaan, itu jika merujuk pada buku  pengantar Antropologi: Sebuah Ikhtisar Mengenal Antropologi oleh Gunsu Nurmansyah dkk (2012:100-101).

Dalam bahasa bahasa Jerman peradana adalah Die Zivilsation,  sedangkan dalam Belanda adalah bescahaving. Sementara dalam bahasa Inggris disebut civilization, yang dalam bahasa latin adalah “civilis” yang berarti sipil, berhubungan dengan kata “civis” (penduduk) dan “civitas” (kota).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2