Paropo 3S, Merekam Perubahan Kota Makassar Melalui Animasi

Klikhijau.com - Bagaimanakah cara merekam perubahan kota selama kurun waktu setengah abad terakhir? Apakah mungkin perubahan bentuk kota selama 50 tahun dapat diabadikan dalam karya visual? Pertany...

Paropo 3S, Merekam Perubahan Kota Makassar Melalui Animasi
Bacakan Artikel

Anwar Djimpe Rahman selaku kurator dari animasi paropo 3S kala ditemui di kediaman sekaligus kantornya di kampung buku menjelaskan, โ€œParopo 3S itu hasil riset yang dipadatkan dengan cara menyuruh warga di Paropo mengingat selama 60 tahun bagaimana perkembangannya. Kita padatkan jadi 4 menit dan itu dilakukan dengan bermain-main, tidak serius amat,โ€ tutur Djimpe.

Djimpe menceritakan kalau mulanya riset ini ditujukan untuk pembuatan buku yang berjudul โ€˜halaman rumah/yardโ€™. Namun, dirinya menyadari bahwa data riset ini bisa dibuat dalam bentuk visual.

Selama proses pembuatan animasi, banyak pihak yang terlibat secara langsung, baik dari kalangan akademisi hingga seniman turut andil dalam pembuatan animasi ini.

Baginya, melacak perubahan tata kota selama kurun beberapa puluh tahun menjadi hal penting untuk dijadikan sebagai arsip. Arsip ini nantinya bakal diberikan kepada publik sebagai pengetahuan terkait ini. Karya animasi Paropo 3S ini dapat dinikmati di chanel youtube tanahindie.

[irp]

Membayangkan perubahan kampung

Dalam animasi Paropo 3S, penonton sekaligus pendengar akan diajak bertamasya masa lampau dengan menyaksikan langsung penggambaran perubahan lingkungan kota, dari yang sebelumnya hanya sepetak tanah lapang, persawahan dan rawa-rawa pinggir sungai, kemudian bertransformasi menjadi perumahan dan kampung padat penduduk.

Video animasi juga merekam beberapa peristiwa pembangunan objek vital yang dilaksanakan di sekitar kampung paropo, yang kemudian menjadi muasal dari kepadatan pemukiman penduduk, salah duanya adalah pembangunan kanal dan jalan raya Batua.

Selama rentang tahun 1975 hingga 1986, proses pembangunan kanal dan jalan raya ini mulai dikembangkan. Sejak itu pula telah berdiri beberapa pemukiman penduduk di pinggiran jalan poros dan sepanjang kanal.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: