Paperless Culture Sebagai Upaya Merawat Lingkungan Berkelanjutan

Klikhijau.com - Apakah Anda bisa beraktivitas di kantor tanpa kertas? Rasanya sulit! Tapi, kita perlu membangun suatu budaya kerja hemat kertas bukan? Faktanya, kertas merupakan benda yang tidak bi...

Paperless Culture Sebagai Upaya Merawat Lingkungan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Indonesia sendiri adalah negara peringkat enam produsen kertas di dunia, dengan produksi kertas mencapai total 14 juta ton per tahun.

Indonesia berpeluang besar untuk meningkatkan kapasitas produksi karena pemerintah mengalokasikan sepuluh juta hektare lahan untuk hutan tanaman industri. Di antara jumlah tersebut, 3โ€“4 juta hektare digunakan sebagai bahan baku bubur kertas.

Meskipun zaman sudah serba digital, faktanya tidak menjadi penghambat perkembangan industry kertas. Di Asia, hampir 60%-70% diprediksi masih menggunakan kertas untuk berbagai keperluan, termasuk konsumsi tisu yang cukup tinggi.

Meskipun kertas terbukti banyak memudahkan manusia selama ratusan tahun, namun kertas berdampak destruktif jangka panjang bagi lingkungan. Alasan mendasarnya adalah karena kertas diproduksi dari pohon-pohon yang ditebang dalam skala besar.

Permintaan konsumsi kertas justru meningkat seiring perubahan gaya hidup dan meningkatnya kebutuhan benda-benda kertas sekali pakai dan tisu yang semakin banyak.

[irp posts="3534" name="Di Tangan Tien, Rumput Liar Menjelma Sedotan Ramah Lingkungan"]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: