- Sampah di Bali Bisa Mencoreng Pariwisata Indonesia di Mata Dunia - 06/03/2026
- Krisis Iklim Paksa Tumbuhan Berbunga Lebih Awal atau Lebih Lambat, Ekosistem Terancam - 06/03/2026
- Schneider Electric Selesaikan Program Schneider Sustainability Impact (SSI) 2021–2025, Buka Jalan ke Tahap Berikutnya - 05/03/2026
Klikhijau.com – Bertempat di Tandabaca, Desa Kindang, Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kindang berkolaborasi dengan Klikhijau.com dan Tandabaca menggelar kegiatan Literasi Lingkungan.
Kegiatan yang diwarnai cuaca tak menentu itu. Kadang hujan, kadang berhenti digelar, Rabu 25 Februari 2026 kemarin dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah Warisan Alam untuk Masa Depan dengan fokus kegiatan pada identifikasi tumbuhan lokal menggunakan aplikasi google lens.
Sebagai ruang terbuka, tanda baca memang “dipeluki” beragam tumbuhan. Ada yang sengaja di tanam, ada yang tumbuh liar saja. Dan mereka butuh dikenal.
Pada kegiatan itu, yang hadir sebagai pemantik adalah Irhyl R Makkatutu. Materinya dibuat santai dengan membiarkan peserta berinteraksi langsung dengan tumbuhan.
“Tumbuhan tak sekadar tumbuhan, mereka adalah sebuah identitas dan budaya. Sayangnya, banyak di antara kita, yang bahkan tak tahu nama suatu tumbuhan, juga apa manfaatnya. Karenanya, kita sulit bahkan merasa tidak bertanggung jawab untuk merawat dan menjaganya. Padahal dalam diri tumbuhan, banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik, misalnya kesabaran dan keikhlasan,” urainya.
Sementara itu, pembina OSIM MTs Kindang, Syamsuddin mengatakan bahwa kegiatan literasi, khususnya literasi lingkungan merupakan program kerja OSIM yang rutin dilaksanakan.
“Kegiatan literasi lingkungan ini, untuk meningkatkan pemahaman dan daya kritis siswa agar lebih peduli pada lingkungan, sehingga mereka bisa merawat dan menjaganya,
Syam, begitu Syamsuddin biasa disapa melanjutkan bahwa mengetahui jenis, nama dan manfaat tumbuhan akan membuat siswa lebih menghargai dan menjaganya.
“Kegiatan identifikasi tumbuhan lokal sangat menarik dan edukatif! siswa-siswi MTs Kindang sangat antusias belajar tentang keanekaragaman hayati lokal dan pentingnya pelestarian tumbuhan asli Indonesia,” tambahnya.
Syam juga mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya literasi lingkungan, khususnya mengidentifikasi tumbuhan lokal untuk siswa MTs Kindang adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang keanekaragaman hayati lokal, menghargai dan melestarikan tumbuhan asli Indonesia terkhusus di daerah Kindang, dan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan membentuk sikap peduli lingkungan serta mengembangkan keterampilan identifikasi dan penelitian siswa.
Suci Ramadani, salah satu peserta mengatakan bahwa kegiatan identifikasi tumbuhan sangat menarik dan merupakan model pembelajaran baru bagi siswa.
“Kegiatan seperti ini menarik, sebab kami dapat pengetahuan baru tentang tumbuhan, khususnya yanga di kampung kami,” katanya.
Saat kegiatan berlangsung para siswa yang merupakan anggota OSIM itu aktif mengidentifikasi tumbuhan, belajar cara melestarikan, dan menghargai warisan alam. Semoga kegiatan ini meningkatkan kesadaran lingkungan dan membentuk generasi peduli lingkungan.








