Merawat Hutan, Melestarikan Pinisi

Klikhijau.com - Kolaborasi pemuda melahirkan kegiatan Karya untuk Bulukumba bertema "Merawat Hutan, Melestarikan Pinisi". Event ini mengkolaborasikan seni, budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat...

Merawat Hutan, Melestarikan Pinisi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kolaborasi pemuda melahirkan kegiatan Karya untuk Bulukumba bertema "Merawat Hutan, Melestarikan Pinisi". Event ini mengkolaborasikan seni, budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Bontobahari yang digelar, Minggu, 20 April 2025. Menampilkan karya performans dan penanaman bibit bitti di Tanah Beru.

Semangat kegiatan ini lahir dari kecintaan terhadap pinisi, sebagai pemuda Bulukumba merasa perlu untuk membuat gerakan-gerakan dalam mendukung keberlangsungan warisan budaya dari Bontobahari ini. Kolaborator kegiatan melibatkan Andi Akbar Doel, Kolaborasi Biru, Sanggar Seni Turiolo Kajang, dan Riara Marine.

Pinisi melambangkan semangat gotong royongย  namun kita mulai melupakan hubungan pinisi dengan pohon padahal ini adalah hal yang vital. Kalau tidak ada pohon, pinisi tidak akan bisa dibuat, maka hubungan pinisi dan alam ini perlu kembali direstorasi.

Pinisi telah menginspirasi julukan Bulukumba "Butta Panrita Lopi" yang berarti tanah para ahli pembuat kapal. Replika pinisi dipajang di ITLOS pada 2019 dan menjadi simbol kekuatan bahari Indonesia yang telah diakui dunia sejak abad ke 19. Namun keberadaan pinisi hari ini lebih condong sebagai komuditi industri. Tidak ada gerakan nyata yang menyentuh lingkungan terutama dalam program penanaman pohon. Untuk itu memulai kegiatan ini dalam rangka hari bumi, sekaligus mendorong penanaman di beberapa wilayah di Bulukumba.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: