Pasokan Kayu Bitti Langka, Industri Kapal Pinisi Terancam

Klikhijau.com โ€“ Industri kayu di Sulawesi Selatan (Sulsel) benar-benar menjerit selama pandemi Covid-19. Pendapatan industri kayu merosot antara 30 sampai 70 persen di masa pandemi. Bahkan di Makas...

Pasokan Kayu Bitti Langka, Industri Kapal Pinisi Terancam
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Industri kayu di Sulawesi Selatan (Sulsel) benar-benar menjerit selama pandemi Covid-19. Pendapatan industri kayu merosot antara 30 sampai 70 persen di masa pandemi.

Bahkan di Makassar ada industri kayu besar yang bangkrut, dan beberapa perusahaan berhenti sementara, dan hanya beroperasi dalam waktu tertentu.

Dalam situasi demikian, para pengusaha kayu berharap ada bantuan dari pemerintah khususnya dalam aspek permodalan.

Lesunya industri kayu di Sulsel juga berdampak pada pembuatan kapal legendaris phinisi di Bulukumba.

Dalam sebuah lokakarya yang pernah digelar JURnaL Celebes dengan pelaku industri kayu di Sulawesi Selatan, terungkap hal ini.

Industri perahu di Bulukumba mengalami kesulitan bahan baku, bukan hanya pada masa pandemi. Beberapa tahun terakhir, pinisi yang merupakan produk budaya Bugis tersebut sudah sulit memperoleh bahan baku utama Kayu Bitti (Vitex Cofasus).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: